Puisinya Dibayar Ratusan Juta; Kisah Youtuber asal Sumsel, Hanya Anak Seorang Petani

Di era digitalisasi seperti ini orang sangat suka bila dimanjakan dengan hiburan bersifat visual, dibandingkan tulisan karena dianggap lebih efektif.

Puisinya Dibayar Ratusan Juta; Kisah Youtuber asal Sumsel, Hanya Anak Seorang Petani
Istimewa
Aishwa Nahla (tengah) dan M Panji Olansyah. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Di era digitalisasi seperti ini orang sangat suka bila dimanjakan dengan hiburan bersifat visual, dibandingkan tulisan karena dianggap lebih efektif. Maka, tidak heran jika sekarang semakin banyak orang, tak terkecuali di Sumsel yang bekerja di bidang pembuatan video atau Youtuber.

Inilah Unggahan Terakhir Youtuber Tewas Kecelakaan Saat Coba Aksi Naik Motor Pakai Kaki

Dulu Diremehkan saat Jadi Sopir Artis, Tarif Endorse Youtuber Maell Lee Terungkap, Pantes Kini Tajir

Meski sepintas terlihat pekerjaan biasa, namun aktifitas ini bisa membuat si konten kreator mendapatkan uang jutaan hingga ratusan juta rupiah perbulannya. Mendapatkan pundi-pundi rupiah dari youtube kini juga dirasakan oleh Muhammad Panji Olansyah, anak seorang petani asal Desa Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim. Berkat krerativitasnya memposting video, dia kini bisa meraup puluhan juta setiap bulan.

Panji mengatakan, hasil yang diraihnya saat ini bermula dari kegemarannya mengunggah video membaca puisi ke youtube. Dari awalnya menjadi iseng, ternyata postingannya tersebut mendapatkan respon positif oleh para penonton youtube. "Awalnya itu hanya iseng, kan saya memang hobi posting baca puisi. Ternyata responnya positif sampai sekarang," ujarnya, Sabtu (22/6).

Panji menjelaskan, keisengan itu ia mulai sejak tahun 2017 lalu. Dari kegemarannya membaca puisi, membuat Panji berpikiran untuk memvisualisasikannya kembali ke dalam bentuk video konten untuk diunggah kembali ke youtube.

Melalui puisi-puisi galau yang cocok untuk anak muda, membuat konten miliknya seketika cepat digandrungi oleh kaum milenial. Respon positif dari para penonton secara otomatis membuat subscriber atau pengikut di kanal youtubenya semakin bertambah dan hingga kini akun miliknya telah diikuti oleh 100 ribu lebih pengikut. Banyaknya subscriber membuat ia mendapatkan bayaran dari youtube kisaran Rp 10 juta per bulan.

"Gaji dari youtube cukuplah buat biaya kuliah dan makan sehari-hari. Jadi tidak perlu merepotkan orangtua. Apalagi ayah saya adalah seorang petani," kata anak dari pasangan Afrianto dan Julaila Miska ini.

Prestasi membanggakan pun diukir oleh mahasiswa Poltek Unsri ini, dimana ia berhasil mendapatkan penghargaan Silver Play Button dari Youtube, karena sudah memiliki 100 ribu subscriber beberapa waktu lalu. "Alhamdulilah setelah lebaran kemarin dapat penghargaan dari youtube sebagai kreator pemilik 100 ribu subscribe," jelas Panji.

Menurut Panji, sebelum mencapai prestasi seperti saat ini dirinya juga mengalami berbagai masalah. Namun, berkat kegigihannya membuat konten-konten youtube berupa puisi-puisi dari sang idola Fiersa Besari akhirnya membuahkan prestasi dari pihak Youtube.

"Menjadi youtuber saat ini memang menjanjikan. Tetapi kita harus mau bekerja keras dan konsisten," ungkapnya.

Untuk mendapatkan uang dari youtube, seorang konten kreator terlebih dahulu harus membuat akun youtube dari google. Setelah memiliki kanal youtube youtuber wajib melakukan monetisasi youtube channel dan menyambungkan youtube channel ke adsense.

Halaman
123
Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved