Berita Palembang

Dihantui Rasa Takut, Pencurian Kantor Koperasi di Jalan Candi Angsoko Palembang Menyerahkan Diri

Rio Pratama (20), pencuri di kantor koperasi kawasan Jalan Candi Angsoko, Kelurahan 20 Ilir Palembang menyerahkan diri ke Polresta Palembang.

Dihantui Rasa Takut, Pencurian Kantor Koperasi di Jalan Candi Angsoko Palembang Menyerahkan Diri
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Rio Pratama (20), pelaku bobol kantor koperasi di kawasan Jalan Candi Angsoko, Kelurahan 20 Ilir Palembang memilih untuk menyerahkan diri ke Polresta Palembang, setelah tiga hari melakukan akso bobol kantor koperasi, Senin (24/6). 

Laporan wartawan sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Rio Pratama (20), pelaku pencuri di kantor koperasi di kawasan Jalan Candi Angsoko, Kelurahan 20 Ilir Palembang memilih untuk menyerahkan diri ke Polresta Palembang, setelah tiga hari melakukan aksinya.

Di hadapan petugas Reskrim, Rio mengaku, ia hanya diajak oleh pelaku AD alias Gerandong (DPO) untuk membobol kantor koperasi milik korban Eddyanto Winoto (61), warga Jalan Dempo Dalam, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan IT I Palembang.

“saya diajak Gerandong, saat itu saya nunggu di motor, dio yang buka gembok kantor dan maling duit Rp 18 juta, saya hanya dikasih Rp 8,6 juta,” katanya, kepada petugas piket Pidum, Senin (24/6).

Setelah melakukan aksinya, lanjut Rio, dia dan Gerandong lari ke daerah 19 Ilir Palembang, dan berbagi uang hasil kejahatan tersebut.

“Sudah bebagi duit itu, kami berpencar, saya pergi tempat kawan main warnet. Duit jatah saya dibagikan samo kawan, sudah tu ku pakai untuk beli sabu-sabu. Besok paginyo saya balek, siso duit itu ku kasihkan samo ibu aku,” katanya mengaku sudah tiga tahun menggunakan sabu, dan saat ditangkap dalam keadaan play.

UPDATE Prada DP Pelaku Kasus Mutilasi Korban Vera Oktaria, Pom Dam II Sriwijaya Periksa 15 Saksi

Irigasi Jebol, Wawako Pagaralam Langsung Perintahkan Perbaikan Saluran Air Bersih Cawang Baru

Eftiyani Kembali Diperiksa di Sentra Gakkumdu untuk Dimintai Keterangan Tambahan

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara didampingi Kanit Pidum, Iptu Ginting, membenarkan penangkapan terhadap satu dari dua pelaku bobol kantor koperasi, Rabu (19/6) lalu.

“Benar, menurut pengakuan pelaku, dia dihantui rasa takut kalau ditangkap akan ditembak polisi, jadi memilih untuk menyerahkan diri. Saat diamankan, pelaku dalam keadaan play karena kebanyakan mengkonsumsi sabu,” kata Ginting.

Untuk pelaku lainnya, lanjut Ginting, identitasnya sudah dikantongi dan masih dalam pemgejaran petugas di lapangan.

“Pelaku beraksi bersama seorang rekannya yang merupakan otak pelaku pembobolan kantor koperasi tersebut. Kita sudah kantongi identitasnya, dan sedang diburu olah anggota,” tegasnya.

Sebelumnya, Rabu (19/6), Eddyanto Winoto ditemani anaknya, Novinda Puspita Sari, membuat laporan di SPKT Polresta Palembang, lantaran kantor milik mereka telah dibobol pencuri dan menggondol sejumlah alat-alat kantor serta uang tunai Rp 35 juta, lalu keluar dengan cara memecahkan kaca pintu depan kantor.

“Mereka masuk dengam cara merusak teralis bagian depan kantor. Selain mencuri uang Rp 35 juta, pelaku juga mengambil 1 buah server merk HP Proliant, dan 1 unit laptop merk Asus Zen Book, dengan total kerugian mencapai Rp 91 juta,” ungkapnya. 

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved