Berita OKU Selatan

Selalu Terendam Banjir Saat Hujan Deras, SD dan SMP Satu Atap Mehanggin OKU Selatan akan Direlokasi

Selalu banjir karena berada di dataran rendah yang berada tidak jauh dari aliran sungai, SD dan SMP Satu Atap Desa Mehanggin bakal direlokasi.

Selalu Terendam Banjir Saat Hujan Deras, SD dan SMP Satu Atap Mehanggin OKU Selatan akan Direlokasi
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Banjir rendam komplek SD dan SMP Negeri satu atap di Desa Mehanggin OKU Selatan tahun 2018 lalu. 

Laporan wartawan sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA--Selalu terendam banjir karena berada di dataran rendah yang berada tidak jauh dari aliran sungai, SD dan SMP Negeri Satu Atap Desa Mehanggin OKU Selatan  bakal direlokasi.

Kepala Dinas Pendidikan OKU Selatan Zulfakar Dani S.Sos melalui Kabid SMP Reza Pahlevi, S.Pd, MM, membenarkan akan melakukan pemindahan lokasi gedung sekolah namun belum dapat dipastikan akan berlangsung kapan.

"Rencana kedepan akan dipindahkan ketempat yang lebih tinggi karena komplek gedung sekolah SD dan SMP rawan terhadap banjir bandang karena berada di dataran rendah,"ujarnya Minggu (23/6/2019).

Terkait kapan pelaksanaan relokasi, Kabid SMP tersebut belum bisa memastikan, namun Reza mengatakan saat ini masih pada tahap menunggu persetujuan tanah Desa setempat yang akan dilakukan pembelian.

"Kita menunggu kesiapan tanah Desa, masih tahap negosiasi karena bukan dihibahkan,"tambah Reza.

Kabupaten Musi Banyuain Siagakan Public Safety Center 119 untuk Peserta Peda KTNA ke-13

Kapal Jukung Bermuatan Batu Bata Terbakar di Perairan Sungai Musi Kawasan Musi Banyuasin

Komunitas Motor Trail OKU Timur Gelar halal Bihalal Idul Fitri 2019 di Rumah Ketua Umum CAT

Diungkapkannya, untuk solusi kendala banjir bandang tersebut SD dan SMP Negeri satu atap Desa Mehanggin hanya dengan dilakukan relokasi.

Kendati Demikian, nantinya akan dilakukan pembangunan ulang gedung SD dan SMP.

Sementara warga setempat mengharapkan proses relokasi dilakukan secepatnya, karena untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta dapat menghambat proses belajar mengajar di SD dan SMP satu atap tersebut.

"Kalau akan ada perelokasian sebagai warga kita berharap secepatnya, karena rawan banjir bandang bisa saja mengancama keselamatan siswa/siswi saat bersekolah,"ucap Ahmad.

Disampaikannya, untuk saat ini kondisi air telah surut, namun tidak menutup kemungkinan apabila hujan lebat kembali turun akan kembali terjadi banjir.

"Saat sudah surut, tapi dikhawatirkan kalau hujan lebat kembali turun, beberapa hari ini masih terjadi mendung,"pungkas Ahmad.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved