Berita Palembang

Puluhan Aktivis Mahasiswa di Palembang Desak Tangkap dan Penjarakan 5 Komisioner KPU Kota Palembang

Puluhan Aktivis Mahasiswa di Palembang Desak Tangkap dan Penjarakan 5 Komisioner KPU Kota Palembang

Puluhan Aktivis Mahasiswa di Palembang Desak Tangkap dan Penjarakan 5 Komisioner KPU Kota Palembang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya dari Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) dan Forum Millenial Sriwijaya (FMS), menggelar aksi damai di depan gerbang Mapolresta Palembang, Kamis (20/6/2019),sekitar pukul 10.45. 

Puluhan Aktivis Mahasiswa di Palembang Desak Tangkap dan Penjarakan 5 Komisioner KPU Kota Palembang

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya dari Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) dan Forum Millenial Sriwijaya (FMS), menggelar aksi damai di depan gerbang Mapolresta Palembang, Kamis (20/6/2019) sekitar pukul 10.45.

Aksi damai tersebut bertujuan mengawal temuan Bawaslu kota Palembang berupa dugaan pelanggaran Pemilu oleh 5 komisioner KPU Kota Palembang yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Palembang.

"Maka dari itu kami dari Dema UIN Raden Fatah Palembang, Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK), dan Forum Millenial Sriwijaya (FMS), sepakat untuk menggelar Aksi Konsolidasi," ujar Koordinator Aksi, Ahmad Kurniawan, dalam orasinya.

Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya dari Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) dan Forum Millenial Sriwijaya (FMS), menggelar aksi damai di depan gerbang Mapolresta Palembang, Kamis (20/6/2019),sekitar pukul 10.45.
Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya dari Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) dan Forum Millenial Sriwijaya (FMS), menggelar aksi damai di depan gerbang Mapolresta Palembang, Kamis (20/6/2019),sekitar pukul 10.45. (SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO)

Kurniawan mengatakan akan mengawal jalannya kasus yang menjerat 5 Komisioner KPU Kota Palembang.

"Dari kejari hingga ke DKPP pusat, kami akan mengawal kasus ini," ujarnya.

Pasca Berkas Perkara 5 Komisioner KPU Palembang Dilimpahkan ke Kejaksaan, Ini Respon Tim Advokasi

Video: Berkas Dugaan Tindak Pidana Pemilu 5 Komisioner KPU Palembang Dilimpahkan ke Kejari

Video: Kasi Pidum Kejari Palembang Mengaku Punya Waktu 3 Hari Teliti Berkas Komisioner KPU Palembang

KPU RI Atensi Backup Penuh Persoalan Hukum yang Dihadapi KPU Palembang Kuasa Hukum Tawarkan Advokasi

Sementara Presiden Mahasiswa, Rudianto Widodo, mengataan 5 point aksi damai ini yakni untuk mengapresiasi kinerja polri yang telah mengamankan pemilu tahun 2019 serta mendukung kinerja Polresta Palembang yang telah menindak tegas terhadap pelanggaran pemilu oleh 5 komisioner KPU Palembang.

Lalu memimta kepada DKPP sebagai dewan etik penyelenggara pemilu untuk dapat memberikan sanksi yang tegas terhadap 5 komisioner KPU Palembang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka demi menjaga marwah demokrasi kita.

Koordinator aksi mahasiswa di depan Mapolresta Palembang, Ahmad Kurniawan dan Presiden Mahasiwa, Rudianto Widodo
Koordinator aksi mahasiswa di depan Mapolresta Palembang, Ahmad Kurniawan dan Presiden Mahasiwa, Rudianto Widodo (SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA)

"Mendesak kepada DKPP untuk memberikan sanksi administratif dengan mencabut hukum sebagai komisioner terhadap 5 komisioner KPU kota Palembang," katanya.

Kemudian meminta kepada kejaksaan negeri Palembang untuk segera melakukan pelimpahan perkara kepada pengadilan serta menyelesaikan perkara dengan UU yang berlaku tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya dari Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) dan Forum Millenial Sriwijaya (FMS), menggelar aksi damai di depan gerbang Mapolresta Palembang, Kamis (20/6/2019),sekitar pukul 10.45.
Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya dari Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) dan Forum Millenial Sriwijaya (FMS), menggelar aksi damai di depan gerbang Mapolresta Palembang, Kamis (20/6/2019),sekitar pukul 10.45. (SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO)

"Terakhir, demi menjaga alat bukti yang ada segera tangkap dan penjarakan komisioner kota Palembang yang telah menjadi tersangka sebagai bentuk telah berjalannya proses hukum," bebernya.

Pantaun Sripoku.com di lapangan, aksi damai ini langsung direspon oleh Kasat Intelkam, Kompol Mario Ivanry, Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukaman dan penyidik Sentra Gakkumdu, Iptu Hamsal, yang merupakan Kanit Pidkor (Pidana Korupsi).

Setelah aksi damai di depan gerbang Mapolresta Palembang, ada penandangan dari pihak mahasiswa dan pihak kepolisian untuk bersepakat mengawal dugaan tindak pidana pemilu ini.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved