Berita OKU Selatan

P3NTR Diaktifkan Kembali, KUA Kisam Tinggi OKU Selatan Lantik 19 Petugas Penghubung Keagamaan

Perekrutan 19 petugas penghubung Keagamaan antar Desa sekaligus telah dilantik dan telah diberikan surat keputusan (SK) pada Kamis (20/6/2018).

P3NTR Diaktifkan Kembali, KUA Kisam Tinggi OKU Selatan Lantik 19 Petugas Penghubung Keagamaan
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Pelantikan 19 Petugas Penghubung Keagamaan, di wilayah Kecamatan Kisam Tinggi. Kamis (20/6/2019). 

Laporan wartawan sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA--Menindaklanjuti surat perintah Gubernur Provinsi Sumatera Selatan tentang pengaktifkan kembali P3NTR yang sempat non Aktif, Pemerintah Kecamatan Kisam Tinggi, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan setempat rekrut 19 petugas penghubung Keagaman antar Desa.

Perekrutan 19 petugas penghubung Keagamaan antar Desa sekaligus telah dilantik dan telah diberikan surat keputusan (SK) pada Kamis (20/6/2018).

Kendati demikan perekrutan mempermudah petugas P3N untuk melakukan pernikahan di tempat tinggal masing-masing walaupun berada di pelosok.

Pemerintah Kecamatan setempat, Camat Kisam Tinggi Erwin Ferliza SH, mengatakan jika penugasan ke-19 petugas karena dinilai sangat dibutuhkan dalam membantu Pemerintah Desa dan KUA dalam meningkatkan Kualitas kegiatan Keagamaan di desa masing - masing.

"Tentunya dengan adanya petugas penghubung akan sangat membantu tugas Kepala desa dan KUA dalam kegiatan keagamaan, selain itu untuk melestarikan tradisi keagamaan di tiap Desa" Ujarnya, Kamis (20/6/2019).

Persimuba Lirik Mantan Pelatih Liga 1, Ini Kata H Apriyadi, Sekda Muba

Jalan Lintas Tengah OKU Timur Dipadati Kendaraan Angkutan Barang, Penyebabnya Ada Jembatan Putus

Herman Deru tidak Mau Produktifitas Batu Bara Menurun Hanya Karena Kurangnya Kapasitas Jalan

Sehubungan dengan hal itu bahwa sebelumnya Petugas Pembantu Pencatat Nikah Talak dan Rujuk (P3NTR) yang semula non aktif kini berdasarkan perintah Gubernur Sumsel Herman Deru P3NTR diaktifkan kembali.

"Pastinya untuk mempermudah proses pernikahan tersebut menjadi tugas para penghubung ke agamaan tadi, sehingga calon pengantin bisa menikah di tempat kediamannya,"terang Dia.

Terpisah Kepala Kantor Urasan Agama (KUA) Kisam tinggi melalui petugas staf Anton Satria S.H.I, mengatakan peran petugas penghubung keagamaan ini sangat dibutuhkan dalam KUA.

Selain itu, dikatakannya, petugas P3N yang sudah aktif, bisa bertugas kembali dalam melaksanakan pernikahan bagi yang ingin menikah terutama yang berada di desa-desa pedalaman.

"Pembentukan petugas penghubung keagamaan yang sangat membantu kita semua, tentu bagi warga yang ingin menikah tidak perlu repot - repot harus datang ke KUA, dan bisa dilakukan di desa masing - masing," Terangnya.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved