Hadirkan Informasi Perlintasan Kereta Api, Dinas Perhubungan Sumsel Ciptakan Web GIS

Kepala Bidang Perkeretaapian DiSHUB Provinsi Sumsel untuk menyelesaikan PIM III nya membuat Sistem Informasi Geografis berbasis web atau web GIS.

Hadirkan Informasi Perlintasan Kereta Api, Dinas Perhubungan Sumsel Ciptakan Web GIS
Tribunsumsel.com/ Linda Trisnawati
Laporan Wartawan Kepala Bidang Perkeretaapian Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel Ahmad Wahidin, SST.,ST.,MT saat di acara Sosialisasi dan Launching Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Berbasis Websaite dan Geographyc Information System Perlintasan Kereta Api di Provinsi Sumsel di Kantor Dishub Sumsel, Kamis (20/6/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan turut berinovasi untuk menyukseskan program e-goverment berbasis teknologi.

Untuk itu Kepala Bidang Perkeretaapian Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel Ahmad Wahidin, SST.,ST.,MT untuk menyelesaikan PIM III nya membuat Sistem Informasi Geografis berbasis web atau web GIS.

"Web GIS berfungsi mendistribusikan, mempublikasikan, mengintegrasikan, mengkomunikasikan dan
menyediakan infomasi dalam bentuk teks, peta digital serta menjalankan fungsi-fungsi analisis yang terkait dengan GIS melalui jaringan internet," ujar Wahidin saat Sosialisasi dan Launching Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Berbasis Websaite dan Geographyc Information System Perlintasan Kereta Api di Provinsi Sumsel di Kantor Dishub Sumsel, Kamis (20/6/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel melalui Bidang Perkeretaapian dan Pengembangan melihat potensi perkembangan Sistem Informasi Geografis berbasis web atau web GIS dapat di aplikasikan untuk memetakan perlintasan sebidang didaerah Sumsel.

"Khususnya dengan membuat aplikasi pemetaan persebaran perlintasan lengkap dengan informasi, gambar, video dan bisa langsung di akses di www.simkaprovsumsel.webnode.com," katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, aplikasi web GIS semakin menguatkan bahwa kini keuntungan dan kemudahan dari
keberadaan sistem informasi geografis dapat dirasakan oleh siapa saja dari kalangan manapun.

"Untuk dapat merasakan kemudahannya tidak perlu menjadi seorang ahli terlebih dahulu karena GIS kini semakin merakyat. Bahkan aplikasi ini bisa langsung di akses menggunakan handphone," ungkapnya.

Wahidin menceritakan bahwa ia membuat web tersebut butuh waktu dua bulan. Menurutnya paling lama itu di pengumpulan data-datanya.(TS/LINDA)

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved