News Video Sripo

Video: Berdiri Diatas Rawa-rawa,Sekolah SD 200 di Palembang Tidak Punya Lapangan

Berdiri Diatas Rawa-rawa,Sekolah SD 200 di Palembang Tidak Punya Lapangan.

SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Ternyata dunia pendidikan belum terlayani dengan baik,seperti SD Negeri 200 Palembang jalan meranti Rt.35 Kelurahan Kemas Rindo Kertapati kota Palembang yang tidak memiliki lapangan untuk melaksanakan upacara dan kegiatan lainnya dikarenakan sekolah tersebut dibangun di atas rawa-rawa, Rabu (19/06/2019).

Karena tidak ada lapangan para guru dan siswa tidak melaksanakan kegiatan upacara sebagaimana yang dilaksanakan rutin setiap hari senin sekolah lain pada umumnya.

Namun untuk melaksanakan kegiatan olahraga guru memanfaatkan kelas untuk dijadikan tempat praktek dengan cara kursi dan meja di letakkan di belakang selama kegiatan olahraga dilaksanakan.

Dikarenakan kondisi lapangan yang merupakan rawa-rawa tersebut dipenuhi rumput liar, maka pihak sekolah memeberikan izin kepada warga sekitar untuk mengelolanya.

Para warga pun memanfaatkan rawa tersebut untuk menanam benih padi.

Selain itu terlihat bangunan yang sempit dan kekurangan kelas sehingga pihak sekolah terpaksa memberi dinding pemisa sementara untuk menggabungkan 2 kelas.

Namun siapa sangka dengan keterbatasan sarana disekolah yang hanya memiliki 10 ruang kelas dan siswa berjumlah 331 tersebut.

Ternyata terdapat murid berprestasi dibidang olahraga.

Baru-baru ini SDN 200 tercatat meraih juara 1 sepakbola di ajang Pertamina Cup 2019,kemudian Atletik juara 1 dan Badminaton juara 3 di ajang kejuaraan antar pelajar se-kota Palembang 2019.

Keterbatasan Ekonomi, Kanker Tulang Gadis Belia di Lubai Muaraenim Tambah Parah Harus Diamputasi

Begal di Kecamatan Lubai Muaraenim Ini Beraksi Saat Motor Korbannya Sedang Rusak di Jalan

Lakukan Sidak Ke Disdukcapil, Fitri Terkejut Urus Akte Kelahiran Bisa Sampai Tujuh Hari

Para guru dan siswa sangat berharap pemerintah memberikan bantuan untuk fasilitas disekolah agar mereka bisa melakukan kegiatan seperti sekolah lain pada umumnya.

Susi selaku guru olahraga SDN 200 Palembang mengatakan bahwa sudah pernah mengajukan kepada Dinas Pendidikan untuk membangun lapangan namun sampai saat ini belum juga dibangun.

"Kita sudah pernah mengajukan kepada Dinas Pendidikan, janjinya tahun 2018 akan dibangun namun sampai saat ini belum juga dibangun, dan tidak ada informasi kapan akan dibangun", ujar Susi Rabu (19/06/2019).

Senada dengan Susi, Akbar yang merupakan siswa SDN 200 Palembang sekaligus siswa yang ikut memenangkan kejuaraan sepakbola Pertamina Cup 2019, mengungkapkan bahwa ia juga berharap bisa mempunyai lapangan disekolah dan dibangunkan kelas yang layak.

"Pengennya sih punya kelas yang cukup karena kita kurang kelas, dan punya lapangan agar bisa melaksanakan upacara dan latihan sepakbola lebih giat lagi", harap Akbar.

Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Ahmad Helmi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved