Kurangi Sampah Plastik, Inilah 4 Pembungkus Makanan Ramah Lingkungan, Harganya Murah

Sebagian besar restoran saat ini masih menggunakan bungkus makanan berbahan dasar plastik dan kertas yang tentunya tidak aman jika bercampur dengan ba

Kurangi Sampah Plastik, Inilah 4 Pembungkus Makanan Ramah Lingkungan, Harganya Murah
SRIPOKU.COM/ZAINI
Sejumlah pedagang ketupat menjajakan dagangannya berupa letupat daun kelapa dan daun pandan di Pasar Lemabang, Palembang, Minggu (2/6/2019). 

SRIPOKU.COM - Kampanye pengurangan penggunaan plastik sedang gencar-gencarnya.

Terutama di Indonesia yang menjadi penyumbang sampah plastik kedua paling banyak di Dunia.
Saat ini bungkus makanan sangatlah bervariatif, mulai bentuk hingga bahan dasar yang digunakan.

Tetapi sebagian besar restoran saat ini masih menggunakan bungkus makanan berbahan dasar plastik dan kertas yang tentunya tidak aman jika bercampur dengan bahan makanan, apalagi makanan yang berkuah panas.

Kurangi Sampah Plastik, Supermarket di Bali ini Gunakan Daun Pisang untuk Bungkus Makanan

Kerap Dipakai Bungkus Makanan, Tak Disangka Kertas Cokelat Ini Bahaya Bagi Tubuhmu!

Namun tahukah, ada beberapa pembungkus makanan yang sudah digunakan sejak dahulu?

Di Indonesia, tepatnya di beberapa daerah masih banyak menggunakan pembungkus makanan yang sering dipandang murahan dan kampungan.

Pembungkus makanan ini terbuat dari 100% bahan alami yang sering diklaim ramah lingkungan.

Tak hanya ramah lingkungan, ternyata bungkus makanan ini lebih sehat dibanding bungkus makanan restoran mahal sekalipun yang sering menggunakan plastik itu.

Adapun pembungkus makanan ini, di antaranya:

1. Daun pisang

Gudeg Yu Djum yang disajikan dengan daun pisang. | Fira Abdurachman/Kompas.com
Gudeg Yu Djum yang disajikan dengan daun pisang. | Fira Abdurachman/Kompas.com (Abiyu Pradipa)

Hingga saat ini daun pisang masih sering digunakan di beberapa restoran, termasuk warung nasi Padang yang mahal hingga warung-warung angkringan pinggir jalan yang menjajakan nasi bungkus.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Food Science and Technology mengatakan bahwa daun pisang ini mengandung antibakteri dan antioksidan tinggi yang bermanfaat bagi tubuh.

Bahkan sebuah penelitian di Bangladesh juga menemukan, ekstrak metanol dalam daun pisang menunjukkan aktivitas penghambatan hemaglutinasi dan hidrogen peroksida diinduksi aktivitas penghambatan hemolisis sel darah merah manusia.

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved