Berita Daerah

Setelah Viral Video Pelajar Wanita Di Lahat Berkelahi, Kembali Pelajar Di Lahat Terjaring Miras

Dunia pendidikan di Kabupaten Lahat, kembali tercoreng. Setelah viral siswi SMP berkelahi, Selasa (18/6) beberapa oknum siswa terjaring menegak minuma

Setelah Viral Video Pelajar Wanita Di Lahat Berkelahi, Kembali Pelajar Di Lahat Terjaring  Miras
SRIPOKU.COM/IST
Pelajar yang terjaring Satpol PP karena bolos sekolah. Selasa (18/7) 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT --- Dunia pendidikan di Kabupaten Lahat, kembali tercoreng. Setelah viral siswi SMP berkelahi, Selasa (18/6) beberapa oknum siswa terjaring patroli oleh Satuan Pol PP bersama Tim Shabara Polres Lahat. Ironisnya, siswa yang terjaring tersebut selain kedapatan bolos sekolah diduga menegak minuman keras. Tak hanya itu, terjaringnya siswa berawal dari laporan warga terkait akan adanya tawuran antar pelajar.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP ) dan Damkar, Kabupaten Lahat, Herry Alkahfi melalui Kasi Ops, Faisal SE mengatakan, berawal dari adanya laporan dari warga, yang mengatakan bahwa diduga akan ada aksi tawuran antar pelajar. Mendapati laporan tersebut, pihaknya langsung terjun kelapangan.

"Kita dapat informasi diduga akan ada tawuran antar pelajar. Setalah patroli di lapangan kita menemukan beberapa pelajar yang bolos sekolah, langsung lari melihat kita dan meninggalkan sepeda motor," Ujarnya. Selasa (18/6)

Selain mendapati motor yang ditinggalkan, yang kini telah diamankan oleh tim shabara Polres Lahat, pihaknya juga mendapati siswa yang bolos sekolah yang masih mengenakan pakaian sekolah dan ditemukan minuman keras, diduga dikonsumsi oleh oknum pelajar tersebut. " Motornya sudah diamankan pihak polres. Sedangkan pelajar yang terjaring kita bawa ke kantor untuk diberikan pembinaan dan dipanggil orang tuanya," Sampai Faisal.

Tim Shabara Polres Lahat, mengamankan beberapa motor yang ditinggalkan para pelajar karena berlari saat pihaknya melakukan patroli di kawasan Taman Bermain, GOR Bukit Telunjuk Lahat.

" Motornya kita bawa ke kantor, nanti akan kita hubungi pihak sekolah untuk mendata siapa saja, selanjutnya akan kita panggil orang tua dan diberikan pembinaan," tutup Kanit Shabara, Iptu Edi. 

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved