Tekan Aksi Begal Di Wilayahnya, Polresta Palembang Ada Tekab 134.

Polresta Palembang sudah lama membentuk Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Polresta Palembang, Ini dibentuk untuk mengurangi aksi begal yang hingga sa

ilustrasi
ilustrasi begal 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Aksi pelaku kejahatan jalanan yang sering kita dengan dengan sebutan pelaku begal seperti semakin merajalela.

Meski pelaku-pelaku ini sering kali diringkus dan dihadiahi timah panas oleh petugas Tekab 134 Polresta Palembang.

Seperti tak pernah jera, di Palembang pelaku begal kembali beraksi di kawasan jembatan Musi IV, Palembang, Senin (17/6), dan di jembatan Musi II, Palembang, pada Selasa (18/6).

Diancam akan Dipukul Begal dengan Potongan Besi, Rekson Terpaksa Serahkan Motornya

Lebaran di Palembang, Warga Asal Lampung Ini Jadi Korban Aksi Kawanan Begal di Talang Jambe

Hal ini lah membuat Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara, melalui Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana, angkat biacara.

Ginanjar mengatakan, pihaknya sudah melakukan tindaklanjuti atas terjadinya kasus pencurian dan kekerasan (curas) tersebut.

"Untuk kasus curas ini tentunya sudah kita tindaklanjuti, " Tegas Ginanjar.

Lanjut Ginanjar, Polresta Palembang sudah lama membentuk Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Polresta Palembang, Ini dibentuk untuk mengurangi aksi begal yang hingga saat ini masih berjalan.

Ketika ditanya mengenai kasus begal yang terjadi di Jembatan Musi II Palembang, sambung Ginanjar, pihaknya sudah melakukan olah TKP (Tempat kejadian perkara). Dan meminta keterangan saksi-saksi di lapangan.

Wakasat Reskrim Polresta Palembang,  AKP Ginanjar Aliya Sukmana
Wakasat Reskrim Polresta Palembang, AKP Ginanjar Aliya Sukmana (instagram)

"Hingga saat ini korban belum membuat laporan ke SPKT Polresta Palembang. Tetapi tetap kita tindaklanjuti. Dan diketahui korban tengah dibawa ke RSMH, Palembang," katanya sambil mengatakan, diharapkan adanya keluarga korban untuk melaporkan peristiwa itu ke Polresta Palembang.

Ginanjar juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada saat bepergian keluar rumah, apabila memungkinkan baiknya kepada pengendara bermotor untuk memasang motornya dengan GPS.

"Saat bepergian untuk menghindar jalan sepi yang memungkinkan pelaku memiliki padangan atau jarak yang cukup untuk melakukan tindak pidana kejahatan. Dan bagi kaum perempuan jika pergi di waktu malam hari agar ditemani keluarganya," katanya.

Selain itu beberapa titik rawan di kota Palembang juga harus diwaspadai apabila bepergian di malam hari.

" Untuk Jam jam rawan tentunya dimalam hari dan untuk wilayah-wilayah yang harus diwaspadi terjadinya tindak kejahatan yakni dikawasan Sukarame, Seberang Ulu 1, Seberang Ulu 2 serta Kertapati," tutupnya. 

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved