Berita Muratara

Seorang Nenek di Rupit Muratara Ditemukan Tewas di Kebun Karet, Diduga Diterkam Beruang atau Harimau

Seorang Nenek di Rupit Muratara Ditemukan Tewas di Kebun Karet, Diduga Diterkam Beruang atau Harimau

Seorang Nenek di Rupit Muratara Ditemukan Tewas di Kebun Karet, Diduga Diterkam Beruang atau Harimau
METRO.CO.UK
ILUSTRASI/Seorang Nenek di Rupit Muratara Ditemukan Tewas di Kebun Karet, Diduga Diterkam Beruang atau Harimau 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MURATARA - Seorang perempuan tua (nenek-nenek-red) bernama Juminten (61), warga Desa Sungai Jernih Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara ditemukan tewas di kebun karet miliknya, Senin (17/6/2019) sekitar pukul 20.00 malam.

Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan dengan luka robek pada bagian kepala dan pipi sebelah kiri serta lehernya patah.

Diduga, korban meninggal akibat diterkam binatang buas, kemungkinan sejenis harimau atau beruang.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Selasa (18/6/2019) menyebutkan, peristiwa bermula ketika korban berangkat dari rumahnya di Desa Sungai Jernih Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara untuk menyadap karet di kebun karet miliknya di desa setempat, pada Senin (18/6/2019) sekitar pukul 07.00.

Ngunyah Pentol Asik Berhadiah Tiket Nonton XXI PIM, Simak Begini Caranya

18 Tahun Pagaralam Perkuat Potensi Wisata dan Pertanian

Pengusaha Ini Bagikan 5 Kunci Sukses yang telah Diterapkan dalam Menjalankan Bisnis

Biasanya, sekitar pukul 15.00, korban pulang kembali ke rumah dari menyadap karet. Namun hingga pukul 17.00 pada hari kejadian, korban tak juga pulang.

Karena tak biasanya korban pulang terlalu sore, pihak keluarganya menjadi cemas dan khawatir terjadi sesuatu dengan korban.

Pihak keluarganya kemudian mengajak warga sekitar untuk melakukan pencarian ke kebun karet tempat biasanya korban menyadap karet.

Lalu pihak keluarga bersama beberapa warga berangkat untuk mencari korban. Sekitar pukul 20.00, pencarian berhasil.

Namun alangkah terkejutnya pihak keluarga dan warga yang melakukan pencarian tersebut, karena menemukan korban dalam kondisi yang sangat mengenaskan dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Korban ditemukan dalam posisi telentang dan sudah meninggal dunia. Ditubuh korban terdapat beberapa luka, antara lain luka robek pada bagian kepala dan pipi sebelah kiri. Kemudian lehernya patah," kata Kapolres Musirawas AKBP Suhendro melalui Kapolsek Rupit AKP Redi, Selasa (18/6/2019).

Tak Mau Sebut Mulan Jameela Bunda, Terungkap Alasan Dul Jaelani Keluar Rumah Ahmad Dhani, Minggat!

Dijuluki Duda Keren Deretan Artis Pria Ini Belum Menikah Lagi, Nomor 7 Betah Sendiri Hingga 11 Tahun

Tingkatkan Kemampuan Arsip, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muaraenim Gelar Sosialisasi Penyuluhan

Dikatakan, melihat kondisi korban, diduga korban tewas akibat diterkam oleh binatang buas, sejenis harimau atau beruang. Hal ini dilihat dari bekas cakaran di tubuh korban dan juga korban terseret dilokasi kejadian.

"Diduga meninggal akibat binatang buas. Dugaan ini diperkuat oleh bekas cakaran dan korban terseret oleh binatang tersebut dilokasi kejadian," ujarnya.

Ditambahkan, setelah ditemukan, oleh pihak keluarganya dan warga yang melakukan pemcarian, jenazah korban lalu dibawa pulang ke rumah.

"Korban sudah dimakamkan Selasa (18/6/2019) sekitar pukul 10.00 di TPU Desa Sungai Jernih Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved