Berita Daerah

PN Muaraenim Gelar Sidang Pembunuhan Sadis , Hadirkan Saksi-saksi

Dalam sidang ke dua kasus pembunuhan sadis tersebut, Pengadilan Negeri Muaraenim dengan agenda sidang menghadirkan para saksi-saksi

PN Muaraenim Gelar Sidang Pembunuhan Sadis , Hadirkan Saksi-saksi
SRIPOKU.COM/ari
Proses sidang kasus pembunuhan korban IA yang dibunuh, diperkosa lalu di bakar yang di gelar Pengadilan Negeri (PN) Muaraenim, Selasa (18/6). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM,---Pengadilan Negeri (PN) Muaraenim menggelar sidang kasus pembunuhan sadis dengan korban IA yang di perkosa, dibunuh lalu dibakar. PN Muaraenim menghadirkan saksi-saksi dalam persidangan tersebut di PN Muaraenim, Selasa (18/6/2019).

Dalam sidang ke dua kasus pembunuhan sadis tersebut, Pengadilan Negeri Muaraenim dengan agenda sidang menghadirkan para saksi-saksi. Dalam sidang tersebut dipimpin oleh Hakim Ketua Hariyanto Dasad SH, Sedangkan, hakim anggota Dede Agus Kurniawan SH, dan Rio Nazar SH. Sedangkan, saksi-saksi yang dihadirkan yakni orang tua korban dan saudara korban IA, pihak kepolisian Tim Jatanras Polda Sumsel, ketiga tersangka yakni Abdul Malik alias Tete, Feriyanto (sibisu) dan Asri. Untuk JPU dari Kejaksaan Kabupaten Muaraenim dihadiri oleh Ester Marissah SH.

Dari pantauan dilapangan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, tampak pintu dan ruang sidang tampak dijaga ketat oleh pihak aparat kepolisian, pasalnya pihak keluarga korban yang ikut menghadiri persidangan cukup ramai.

Menang Dari Vietnam, Timnas Indonesia U 20 Lolos Babak Semifinal Kejuaraan Futsal AFC 2019

Setelah Viral Video Pelajar Wanita Di Lahat Berkelahi, Kembali Pelajar Di Lahat Terjaring Miras

Pria di PALI Ini Kepergok Polisi Buang Bungkusan, Saat Diperiksa Ternyata Bungkusan Berisi Narkoba

Dari keterangan para saksi-saksi dibawah sumpah yang dihadirkan, kejadian tersebut terjadi pada hari Senin tanggal 20 Januari 2018 yang lalu. Dari saksi keluarga korban mengatakan, kalau pihak keluarga mengetahui korban pergi dari rumah dengan niat untuk mengambil berkas Kartu Keluarga (KK) ke Desa Segayam.

Namun, karena korban IA tidak pulang-pulang kerumah keluarga korban menghubungi korban namun HPnya tidak aktif-aktif. Keesokan harinya, keluarga korban mendapatkan kabar dari Medsos, bahwa ada penemuan mayat di Daerah Sungai Rambutan, Kabupaten Ogan Ilir dan korban telah dibawa ke RS Bhayangkara.

Kemudian pihak korban langsung melihat ke RS Bhayangkara Palembang, tetapi kondisi korban sudah tidak dikenali lagi. Setelah pihak RS Bhayangkara Palembang mengadakan pemeriksaan antem mortem melalui tes DNA diketahui korban positif bernama IA. Lalu, dari saksi pihak Kepolisian Jatanras Polda Sumsel melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap tersangka Ferianto (sibisu) yang membawa motor korban. Dari informasinya, kemudian berhasil mengungkapkan para tersangka lainnya yakni Abdul Malik dan Arsi serta dua tersangka lainnya masih dibawah umur yakni inisial F dan D.

Dari keterangan para saksi dan pengakuan para tersangka disidang kali ini akan dipertimbangkan oleh majlis hakim dalam proses persidangan kasus ini. Dan sidang berikutnya akan dilakukan sesuai jadwal yang ditentukan.
Sementara itu Arpisol Humas Pengadilan Muaraenim mengatakan, sidang kasus tersangka Asri cs, agenda sidang kali ini mendengarkan keterangan dari para saksi dari pihak kejaksaan yakni JPU, kepolisian, dan saksi keluarga.

"Memang ada sedikit kesulitan dalam sidang tersangka ada yang kesulitan berbicara karena bisu, jadi kita dihadirkan ahli peterjemahnya" ujarnya.

Seperti di ketahui, kasus pembunuhan sadis ini Seorang wanita muda berinisial IA (20), yang tewas dibunuh lalu diperkosa sejumlah laki-laki di Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim. Setelah tewas dan diperkosa oleh para tersangka, korban selanjutnya dimasukkan ke karung dan dibawa dengan mobil pick up. Ketika tiba di daerah Rambutan, Kabupaten Ogan Ilir, mayat korban langsung diturunkan dan dibakar oleh para tersangka untuk menghilangkan jejak.(ari)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved