Berita Palembang

Gangguan Pencernaan Paling Banyak Dialami Pemudik Lebaran, Inilah 10 Tips Tetap Sehat Pasca Lebaran

Dari data sementara pada Posko Yankes di lapangan untuk arus mudik lebaran, penyakit yang paling tinggi dialami pemudik yakni gangguan pencernaan.

Gangguan Pencernaan Paling Banyak Dialami Pemudik Lebaran, Inilah 10 Tips Tetap Sehat Pasca Lebaran
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ilustrasi pemudik yang mendapat pertolongan di Posko Yankes Mudik Lebaran. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Dari data sementara pada Posko Yankes di lapangan untuk arus mudik lebaran, penyakit yang paling tinggi dialami pemudik yakni gangguan pencernaan.

"Pencernaan ini para pemudik bisanya dari makanan atau kondisi kita puasa jadi asam lambung meningkat. Karena di jalan," ungkap Kabid Yankes Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, dr Widya Anggraini MARS, Selasa (18/6/2019).

Selanjutnya, beberapa keluhan penyakit yang dirasakan pemudik lainnya seperti ISPA, hipertensi, penyakit kulit. Karena di jalan pencernaan.

Sementara untuk kecelakaan ada 17 kasus dengan luka ringan 18. Luka berat 2 orang. Meninggal tidak ada. Sedangkan yang dirujuk ke Rumah sakit ada 9 orang. 

Kasi Yankes Primer dan Tradisional, dr Uke Veronika menambahkan tips untuk tetap sehat pasca lebaran.

Menurut Uke, menjaga kesehatan tubuh merupakan hal yang sangat penting, terutama setelah Lebaran karena selama Lebaran makanan dan minuman yang dikonsumsi berkalori tinggi.

Berikut beberapa tips untuk menjaga kesehatan setelah Lebaran:

1. Mengatur pola makan. 

Pola makan saat puasa dan Lebaran yang membiasakan makan dalam porsi besar ditambah makanan bergula, tentunya harus diubah.  

Kurangi porsi makan dan juga makanan manis yang biasanya dihidangkan sesudah makan. Hindari balas dendam dengan makan sesuka hati setelah berpuasa.

Dengan melanjutkan puasa Syawal ataupun meng-qodho puasa Ramadhan bagi wanita, dapat mempertahankan berat badan yang sudah turun selama bulan Ramadhan.

2. Banyak minum air putih.

Ilustrasi
Ilustrasi (sripoku.com/herwis)

Selama berpuasa tubuh kekurangan air, apalagi kemudian ditambah dengan minuman manis yang tidak baik untuk kesehatan.  Minum air putih minimal 8 gelas per hari untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang. Dengan minum air putih dapat mencegah dari berlebihan makan, mengurangi godaan untuk mengkonsumsi camilan, selain itu metabolisme tubuh menjadi lebih cepat sehingga lemak tidak akan menumpuk di badan. 

3. Konsumsi makanan menyehatkan, baik dari jenis makanan maupun cara memasaknya.

makanan Sehat untuk malam hari
makanan Sehat untuk malam hari (Google)

Lebih baik banyak mengkonsumsi buah dan sayur-sayuran yang mengandung banyak serat yang baik untuk pencernaan, untuk buah sebanyak 2-3 porsi dan sayur 3-5 porsi.  
Pilih makanan yang direbus, dibandingkan makanan yang digoreng. Kurangi makanan dan minuman yang diawetkan dan diasinkan, seperti makanan kaleng, acar asinan dll.

4. Kurangi konsumsi garam pada makanan

 Termasuk juga MSG/vetsin, yang dapat diganti dengan rempah dan

bumbu lain yang lebih menyehatkan. Konsumsi garam perhari adalah 2000 mg natrium atau setara dengan 5 gram (1 sdt garam). 

5. Pilih bahan makanan yang segar.

Baca label kemasan makanan dengan teliti.  
Perhatikan jumlah kalori makanan yang kita konsumsi. 

"Sekecil apapun camilan manis yang kita makan, pasti mengandung kalori. Hindari camilan yang mengandung coklat, keju dan berlemak.  Kalori dalam lemak dua kali lebih besar dibandingkan karbohidrat. Makanan dengan kandungan lemak dan gula yang tinggi lama untuk dicerna sehingga menyebabkan pencernaan terganggu, perut kembung dan heartburn," kata Uke.

6. Konsumsi gula perhari 10% dari total energi (200 kkal), atau setara dengan 50 gram (4 sdm gula).

Konsumsi lemak perhari 25% dari total energi (702 kkal), atau setara dengan 67 gram (5 sdm minyak).

7. Usahakan hanya mengkonsumsi satu macam lauk saja jika sudah mengonsumsi cukup banyak kue lebaran.  

8. Kurangi juga nasi saat makan besar. Kurangi makanan mengandung kolesterol tinggi, seperti jeroan, udang, kepiting, dll.   

9. Perhatikan kualitas makanan dan minuman yang kita konsumsi.

10. Olahraga atau aktivitas fisik.

Di bulan puasa, kita akan merasa malas berolahraga karena merasa lemas, khawatir kecapekan dll.  Mulailah berolahraga secara rutin untuk membakar kalori. Jika jarak untuk bersilaturahmi dapat ditempuh dengan berjalan kaki, lebih baik tidak menggunakan kendaraan. 2000 langkah membakar 100 kalori.

11. Memperbaiki pola tidur

Bagi yang berada di usia produktif, perbaiki pola tidur setelah Lebaran dengan tidur 7-8 jam per hari. Tidur yang berkualitas akan mengoptimalkan metabolisme tubuh dan tubuh akan kembali fit di saat bangun tidur. 

===

Kini Jadi Musisi Papan Atas Terkenal, Siapa Sangka 5 Penyanyi Ini Dulu Pernah Ngamen, No 4 Wanita!

Video: Uang Rp 14,8 Milyar Baru Selesai Tiang, Bangunan GOR Banyuasin Terbengkalai

 
 

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved