Berita Palembang

Ditipu Penjual Ponsel di Bawah Jembatan Ampera Palembang, Namun Tukang Becak Ini Ditangkap Polisi

Ditipu Penjual Ponsel di Bawah Jembatan Ampera Palembang, Namun Tukang Becak Ini Ditangkap Polisi

Ditipu Penjual Ponsel di Bawah Jembatan Ampera Palembang, Namun Tukang Becak Ini Ditangkap Polisi
Tribun Sumsel/Ardiansyah
Tersangka saat diamankan di Polsek IT 1 Palembang karena mengancam penjual ponsel menggunakan pedang di bawah Jembatan Ampera Palembang, Selasa (18/6/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mengumpulkan uang dari hasil becak selama sebulan untuk beli ponsel Samsung J7, Ledi Haryadi (28) malah ditipu penjual ponsel di kawasan Pasar 16 Ilir bawah jembatan Ampera Palembang Palembang.

Ledi menceritakan, selama sebulan ia menarik becak untuk mengumpulkan uang guna membeli ponsel Samsung J7 agar bisa digunakan saat lebaran.

Uang sudah terkumpul senilai Rp 1.250 ribu, ia berangkat ke pasar 16 Ilir Palembang untuk membeli ponsel

"Beli ponsel itu di bawa jembatan Ampera, kata penjual itu ini handphone Samsung J7. Sempat aku tanya, bagus semua dan dia jawab bagus. Makanya aku beli," ujarnya saat diamankan di Polsek IT 1 Palembang, Selasa (18/6/2019).

Pria di PALI Ini Kepergok Polisi Buang Bungkusan, Saat Diperiksa Ternyata Bungkusan Berisi Narkoba

Modus Berpura-pura Lihat Barang yang Dijual, Ibu Rumah Tangga di Palembang Ini Nekat Curi Handphone

Usung Misi Pemekaran Demi Kesejahteraan Rakyat, Leo Budi Rachmadi Siap Maju Sebagai Bupati OKU Timur

Senang sudah membeli ponsel Samsung J7, Ledi kembali lagi ke rumahnya di Jalan Kemas Rindo Simpang Sungki Kecamatan Kertapati Palembang.

Saat di ceknya di rumah, ia mengotak atik ponsel yang baru dibelinya.

Ternyata, saat diperiksa ponsel yang dibelinya bukan Samsung S7 melainkan ponsel cina yang telah dirombak penjual menjadi ponsel S7.

Kesal telah dibohongi penjual ponsel di bawah jembatan Ampera, ia memutuskan untuk kembali mendatangi si penjual ponsel.

Dengan membawa pedang yang disimpan di balik jaketnya, Ledi mendatangi si penjual ponsel untuk mempertanyakan bila dirinya telah dibohongi.

Tingkatkan Kemampuan Arsip, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muaraenim Gelar Sosialisasi Penyuluhan

Seorang Nenek di Rupit Muratara Ditemukan Tewas di Kebun Karet, Diduga Diterkam Beruang atau Harimau

Dijuluki Duda Keren Deretan Artis Pria Ini Belum Menikah Lagi, Nomor 7 Betah Sendiri Hingga 11 Tahun

"Aku ke Pasar 16 Ilir Palembang pakai sepeda dan langsung menuju ke penjual itu. Ketika sampai disana, dia yang malah marah-marah sama aku. Belum sempat mengeluarkan pedang yang dibawa, aku malah dikeroyok dan pedang aku ditemukan di penjual ponsel," ujarnya.

Uang senilai Rp 1.250 ribu yang diberikannya ke penjual ponsel tidak diperolehnya lagi. Sedangkan ponsel yang dibelinya merupakan ponsel cina setelah dikanibal.

Namun, karena tindakannya membawa senjata tajam dan akan melakukan pengancaman, membuat dirinya masuk penjara.

Kisah Susno Duadji, Pensiunan Polisi Jenderal Bintang Tiga yang Pilih Menjadi Petani di Pagaralam

Omzet Petani Sayur di Kabupaten PALI Turun, Faktor Cuaca dan Hama Ulat Serang Tanaman Warga

Desa “Islami” Temboro Magetan, Duplikatnya Kota Madinah

Kapolsek IT 1 Palembang Kompol Edi Rahmat didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa menuturkan, tersangka Ledi diamankan di Pasar 16 Ilir Palembang tanggal 02 Juni 2019 pukul 17.00.

Tersangka melakukan pengancaman terhadap penjual ponsel di Pasar 16 Ilir Palembang.

"Tersangka ini kesal karena merasa ditipu saat membeli ponsel. Karena itulah, ia mendatangi korban yang menjual ponsel kepadanya dengan membawa pedang dengan mengancam korban," ujarnya.(Ardiasnyah/Tribun Sumsel)

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved