Demi Kesehatan Perokok Pasif, Desa Muara Sindang Ilir, Siapkan Gardu Khusus Buat Perokok

Didirikanya pojok gardu khusus perokok desa tersebut tidak lain upaya wujud nyata dalam mendukung Perbup tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tempat u

Demi Kesehatan Perokok Pasif, Desa Muara Sindang Ilir, Siapkan Gardu Khusus Buat Perokok
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAHTNOPRIANSYAH
Gardu : Gardu khusus untuk para perokok di Desa Muarasindang Ilir Kecamatan Sindang Danau, Selasa (18/6/2019). 

SRIPOKU.COM, MUARADUA--Desa Muara Sindang Ilir, Kecamatan Sindang Danau, Kabupaten OKU Selatan ini memiliki inovasi positif terhadap para perokok di wilyah itu. Ya, 'Gardus Rosa' (Gardu Khusus Perokok Desa) namanya yang baru diresmikan beberapa hari lalu.

Didirikanya pojok gardu khusus perokok desa tersebut tidak lain upaya wujud nyata dalam mendukung Perbup tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tempat umum Nomor 18 tahun 2018 dan rencana pembentuka Perda di tahin 2020 mendatang, serta kelengkapan penunjang dalam akreditasi Puskesmas di kecamatan itu.

Kabid P2K Dinas Kesehatan, Marlis Abadi S.Km mengatakan inovasi teraebut merupakan kepedulian terhadap kesehatan di masyarakat terkhusus kepada perokok aktif untuk tidak meracuni perokok pasif disekitarnya. Karena merokok sangat tidak baik untuk kesehatan bagi anak - anak maupun dewasa, sehingga didirikanlah gardu khusus di desa tersebut.

"Itu upaya dalam mewujudkan KTR. Artinya dengan adanya gardu khusus diharapkan para perokok diwilayah itu dapat memanfaatkanya dan tidak untuk merokok di daerah seperti Pasyankes, perkantoran, area bermain anak dan fasilitas umum lain," katanya, Selasa (17/06/2019).

Lebih lanjut Marlis mengatkan jika desa Muara Sindang Ilir merupakan Desa yang dipilih di Kecamatan itu untuk dibuat pojok gardu khusus perokok.

"Gardus Rosa telah kita resmikan di kecamatan itu. Harapan kedepan daerah desa serta kecamatan lain juga dapat meujudkan inovasi seperti itu. Apalagi kabupaten ini telah mengeluarkan Perbup tentang larangan merokok di tempat umum," ujar Dia.

Ditambahkan Marlis, inovasi tersebut merupakan bentuk kepedulian kita dari Dinas Kesehatan terhadap kesehatan di masyarakan terutama ancaman dari penyakit berbahaya yang dapat diakibatkan daripada rokok.

Selain itu, Marlis menambahkan inovasi tersebut merupakan bagian dari syarat dalam peningkatan akreditasi Puskesmas kecamatan.
"Termasuk juga syarat untuk peningkatan akreditasi. Kita juga berterima kasih kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan pemuda desa diwilayah itu yang sangat mendukung inovasi ini," pungkasnya.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved