Berita PALI

Cerita Lurah Talang Ubi Timur Jadi CJH Termuda, Haqqy Safaat tak Menyangka Bisa Berangkat dari PALI

Rangkaian bimbingan manasik Haji bagi Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) dilakukan selama dua hari

Cerita Lurah Talang Ubi Timur Jadi CJH Termuda, Haqqy Safaat tak Menyangka Bisa Berangkat dari PALI
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Nur Haqqy Safaat (kanan) Calon Jamaah Haji termuda di Kabupaten PALI yang sekaligus menjabat sebagai Lurah Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI-- Rangkaian bimbingan manasik Haji bagi Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) dilakukan selama dua hari bertempat di Masjid Al-Mucklisin Komplek Pertamina Pendopo Keamatan Talang Ubi dari Senin-Selasa (17-18/6/2019).

Dari 30 CJH Kabupaten PALI yang didominasi dari Jemaah Lanjut Usia (Lansia) ada satu orang jemaah pria termuda yang ikut serta dalam kegiatan manasik haji ini. Ia adalah Nur Haqqy Safaat (24).

Nur Haqqy Lahir Tahun 1994 di Provinsi Aceh tepatnya di Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

Ia putra semata wayang dari pasangan Heri Madles Safaat dan Siti Julia Syarif, dimana sang ayah berasal dari Sumatra Selatan tepatnya dari Kota Baturaja sementara sang ibu berasal dari Aceh.

Nur Haqqy tak menyangka bisa berangkat tahun 2019, hal ini lantaran berdasarkan informasi saat pendaftaran haji jadwal seharusnya 2021 baru biasa berangkat karena dirinya mendaftar tahun 2011 dengan aturan minimal 10 tahun daftar tunggu.

Ia mengaku sangat beruntung berkat adanya penambahan kuota calon jamaah haji dari Kementerian Agama (Kemenang) maka bias berangkat tahun ini.

"Awalnya tidak menyangka bisa berangkat tahun ini dan sangat syukur Alhamdulillah tahun 2019 ini kita bisa berangkat," ungkap Nur Haqqy, Selasa (18/6/2019).

Menurut Nut Haqqy dirinya baru berdomisili di Kabupaten PALI, sejak satu tahun terakhir lantaran ditempatkan di Bumi Serapat Serasan dan menjabat Sebagai Lurah Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi.

"Disini (PALI-red) hampir 1 tahun karena berdasarkan Pelaksana Tugas (PLT) kemudia mendapat tugas sebagai lurah Talang Ubi Timur, sebelumnya saya dari Aceh dan semua orang tua saya berada disana," katanya.

Menurut dia, terdaftar sebagai CJH dan akan berangkat haji saat usia masih muda dirinya merasa sangat siap karena ibadah haji merupakan panggilan Yang Maha Esa dan harus segera dilaksanakan.

"Ini kan panggilan Allah soal usia muda atau tua sama saja yang jelas kita jalani saja semua perinta Allah," katanya.

Alasan kenapa orangtua mendaftarkannya haji saat masih duduk di bangku SMA, sebab melihat sang nenek yang berangkat di usia lanjut dan sedikit kesulitan dalam beribadah Haji.

"Cerita orang tua saya, kenapa mereka mendaftarkan saya haji saat masih SMA agar saat berangkat Insya Allah masih muda dan sehat sehingga beribadahnya lebih kuat," katanya.

Siswa Jurusan ATU dan APHP SMK-PP Negeri Sembawa Siap Ujian PKL

Kepergok Beraksi Mencuri di Rumah Kosong, Pria di Palembang Ini Tewas Babak Belur Dihakimin Massa

Tol Palembang-Lampung akan Dibuka Jika Terjadi Macet Saat Perbaikan Jembatan Pematang Panggang

Penulis: Reigan Riangga
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved