Tergiur Dengan Bisnis Galeri Taman, Uang Rp 22 Juta Wanita Wiraswasta Ini Pun Melayang Sia-sia

Nasib apes menimpa Windri bin Rafudin (35), gara-gara tergiur dengan tawaran bisnis galeri taman, uang Rp 22 juta melayang.

Tergiur Dengan Bisnis Galeri Taman,   Uang Rp 22 Juta Wanita Wiraswasta Ini  Pun Melayang Sia-sia
Imania Desain
Ilustrasi taman minimalis 

Laporan Wartawan Sripoku.com , Leni Juwita

SRIPOKU.COM.BATURAJA---Nasib apes menimpa Windri bin Rafudin (35), gara-gara tergiur dengan tawaran binis galeri taman, uang Rp 22 juta melayang.  

Setelah  hampir dua bulan ditunggu bisnis yang dijanjikan tak kunjung terelisasi, karena kesal merasa sudah ditipu, korban melaporkan kasus ini kepolisi .

Kapolres OKU AKBP dra Ni Ketut Widayaan Sulandari didanmpingi Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan S Kom yang dikonfirmasi membenarkan  kejadian itu.  Kasat Reskrim yang juga didampingi Kasub Humas AKP Rachmad  Haji menjelaskan,  anggota satreskrim Polres OKU  langsung melakukan penyelidikan, berbekal identitas dan ciri-ciri yang sudah dikantongi polisi petugas memantau keberadaan pelaku.

Pada hari Sabtu ( 15/6/2019)  pukul 12: 00, anggota  Reskrim Polres OKU mendapat  informasi keberadaan diduga tersangka sedang berada di sekitar RSUD Dr  Ibnu Sutowo Baturaja. Tanpa membuang waktu lagi, petugas langsung bergearak cepat  menangkap pelaku atas nama  tersangka pelaku Subeki (48) , selanjutnya tersangka lansung digelandang ke Mapolres OKU.

Menurut Kapolres, tersangka dikenakan Pasal  Penipuan dan atau Penggelapan'' sebagaimana di maksud dalam pasal 378Kuhp dan atau Pasal 372 KUHP.

Menurut keterangan korban Windri, peristiwa penipuan itu pertama kali terjadi  tanggal 30 April 2019 Sekira pukul 19:00. Korban yang berstatus sebagai wiraswasta yang beralamat  di Jalan MTS Tanjung Agung Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten  OKU ini ditawari oleh tersangka pelaku Subeki untuk bisnis galeri taman.

Bak gayung bersambut, korban tertarik dengan tawaran  tersangka . Tanpa rasa  curiga sedikitpun,  korban yang memang sduah kenal dnegan tersangka ini , korban lalu menyanggupi menyerahkan uang Rp 10 juta seperti yang diminta pelaku.

Uang tersebut dijanjikan pelaku untuk kebutuhan membeli perlengkapan alat-alat bisnis galeri taman. Korban lalu mentransfer  uang Rp 10 juta yang diminta tersangka melalui ATM  UB Mart Samsat  melalui rekening adik tersangka seperti permintaan tersangka.

Tersangka penggelapan
Tersangka penggelapan (Sripoku.Com/Ist)

Kemudian  tersangka kembali meminta untuk membeli  untuk alat usaha sejumlah Rp 10  juta lagi kepada korban, saat  menyerahkan uang Rp 10 juta yang kedua kalinya dilakukan  secara tunai dirumah korban  di  Tanjungagung   namun tidak dibuatkan bukti  (tanda terima) . Tidak lama kemudian kembali tersangka meminta uang sebesar Rp 2 juta , korban lalu mentransfer uang senilai Rp 2 juta  ke pada tersangka melalui rekening bank milik adik tersangka.  Sehingga total uang untuk modal usaha bisnis glaeri taman yang sduah diberikan kepada tersangka berjumlah Rp 22 juta.

Ironisnya setelah ditunggu  1,5  bulan  tidak ada  kabar dari tersangka perihal pembelian alat usaha galeri taman,  setelah diselidiki ternyata tidak ada alat usaha untuk bisnis galeri taman seperti yang dijanjikan tersangka,. Sebaliknya tersangka selalu menghindar dan sampai tidak bisa dihubungi lagi . Karena  kesal merasa sudah  menjadi korban penipuan. Korban lalu melaporkan kasus ini ke polisi.

Dikesempatan itu Kapolres mengatakan, pelakunya kini sudah diamankan di kantor polisi, barang bukti yang diamankan polisi berupa  1 (satu) lembar bukti transfer rekening koran yang disita dari buruh yang beralamat di Jalan Imam Bonjol  Desa Air Paoh Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU.

Polisi juga sudah memeriksa saksi-saksi  atas nama  Edi Susanto ( 33)  wiraswasta Kelurahan Talang Jawa Kecamatan Baturaja Barat dan  Didi Almansyah (20) wiraswasta Kelurahan Tanjung Agung  Kecamatan  Baturaja Barat. (eni)

Penulis: Leni Juwita
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved