Jembatan Pematang Panggang Jebol, Ini Kata Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional

Kondisi Jembatan Pematang Panggang yang menghubungkan dua Provinsi yakni Sumatera Selatan dan Lampung mengalami mengalami kerusakan.

Jembatan Pematang Panggang Jebol, Ini Kata Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH, HANDOUT
Kondisi Jembatan Pematang Panggang yang menghubungkan dua Provinsi yakni Sumatera Selatan dan Lampung 

Jembatan yang putus tersebut sementara ini tak dapat di lintasi oleh kendaraan kendaraan bertonase besar. Hanya boleh dilintasi kendaraan bermotor. Menurut keterangannya yang di dapat oleh dinas terkait yang bertugas jembatan tersebut sementara tak bisa di gunakan selama satu minggu kedepan.

Dan ratusan kendaraan masih tertahan disana. Ia berharap pemerintah dapat membuka tol Palembang-Lampung agar kemacetan dapat terurai.

Suasana arus kendaraan di jalan Lintas Timur (Jaluntim) penghubung Prov Sumatera Selatan (Sumsel) - Lampung terganggu.

Hal ini akibat mobil angkutan bermuatan lebih kurang 40 Ton, terjebak tak bisa bergerak di lubang yang ada di Jembatan Pematang Panggang, membuat akses jalan Lintas Timur (Jalintim) penghubung Prov Sumatera Selatan (Sumsel) - Lampung terganggu.

Kendaraan tidak bisa lewat. Bahkan sempat menyebabkan kemacetan lebih kurang 7 kilometer (KM).

Kendaraan roda roda empat tidak bisa melintas. Namun dari informasi yang diterima dilapangan, Senin (17/6/2019) kemacetat sudah mulai terurai.

Hanya saja mobil besar yang terjebak di dalam lubang masih pada posisi semula.

Plt Kepala Dinas Perhubungan OKI, Antonio Ramadan MSi saat dihubungi menjelaskan, untuk sementara akses jalintim alihkan melalui jalur akses jalan Lintas Tengah untuk kendaraan dari Lampung menuju Sumsel.

Begitu juga sebaliknya. Mengapa hal ini dilakukan mengingat kondisi jembatan yang mengalami kerusakan. Jalan aspal atau lantai jembatan jebol yang cukup besar.

"Semalam memang sempat macet panjang. Sekarang kemacetan sudah mulai terurai, kemacetan bekurang," katanya.

Halaman
123
Penulis: Rahmaliyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved