Berita Pagaralam

Tenda Hajatan Kerap Ganggu Arus Lalulintas, Kini Polres Pagaralam Sediakan Lokasi Hajatan Gratis

Kapolres juga membantu masyarakat yang hendak hajatan terutama yang rumahnya di tepi jalan. Polres Pagaralam menyediakan ruang untuk menggelar hajatan

Tenda Hajatan Kerap Ganggu Arus Lalulintas, Kini Polres Pagaralam Sediakan Lokasi Hajatan Gratis
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak salah satu tenda hajatan yang didirikan warga dijalan protokol beberapa waktu lalu. Saat ini Polres melarang pendirian tenda hajatan dijalan protokol. 

Tenda Hajatan Kerap Ganggu Arus Lalulintas, Kini Polres Pagaralam Sediakan Lokasi Hajatan Gratis

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM-- Usai hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah biasanya masyarakat Kota Pagaralam akan secara bergantian menggelar hajatan pernikahan. Baik masyarakat yang ada di pelosok maupun yang ada di kawasan perkotaan.

Kondisi ini akan membuat sejumlah tenda hajatan akan didirikan warga untuk menjadi ruang atau tempat diadakan hajatan. 

Bahkan sering sekali jalan protokol menjadi salah satu lokasi pendirian tenda hajatan. Hal ini disebabka warga yang menggelar hajatan rumahnya ada ditepi jalan protokol.

Kondisi ini sering sekali menjadi salah satu faktor terhambatnya jalur lalulintas dijalan protokol. Untuk itu Polres mengingatkan semua masyarakat Pagaralam terutama yang memiliki rumah di tepi jalan agar tidak mendirikan tenda di atas jalan raya.

Bahkan ada yang sampai menutup total badan jalan dengan tanda saat hajatan. Jika hal itu terjadi maka pihak Polres akan melakukan tindakan tegas.

BREAKING NEWS: Satreskrim Polresta Palembang Tetapkan 5 Tersangka Komisioner KPU Kota Palembang

Viral! Duda 41 Tahun Nekat Menikahi Siswi SMP Berusia 13 Tahun, Baru 3 Bulan Kenalan di Facebook

Kapolres Pagaralam, AKBP Tri Saksono Puspo Aji mengatakan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas dengan memerintahkan Kapolsek setempat untuk membongkar tenda jika ada warga yang mendirikan tenda di atas jalan dengan menutup total jalan.

"Kita akan ambil tindakan tegas jika hal ini terjadi. Pasalnya jika jalan ditutup total dengan tenda maka akan menganggu arus lalulintas. Hal ini sudah sering menjadi keluhan warga," katanya.

Namun Kapolres masih memberikan toleransi jika warga mendirikan tanda di jalan raya asalkan hanya setengah badan jalan yang dipakai.

"Masih boleh dirikan tanda di jalan, namun jangan sampai menutup total. Pakai saja separuh jalan agar arus lalu lintas masih bisa berjalan. Untuk itu masyarakat diharapkan masih mematuhi hal ini," ujarnya.

Selain itu Kapolres juga membantu masyarakat yang hendak hajatan terutama yang rumahnya di tepi jalan. Polres Pagaralam menyediakan ruang untuk menggelar hajatan secara Gratis di Mapolres Kota Pagaralam

"Dari pada menutup jalan, kami pihak Polres Pagaralam menyediakan ruang bagi masyarakat yang akan menggelar hajatan. Kami sediahkan lokasi di Mapolres secara Gratis," imbaunya.

Jalan Rusak di Gandus dan Jakabaring Pekan Depan Diperbaiki, Ini Komentar Dinas PUPR Kota Palembang

5 Komisioner KPU Palembang Ditetapkan Tersangka, Satreskrim Polresta Palembang Periksa Saksi-saksi

Kronologi Penetapan Tersangka 5 Komisioner KPU Kota Palembang oleh Polresta Palembang

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved