Nyawa Dibayar Nyawa; Keluarga Vera Inginkan Prada Deri Dihukum Mati, Pelaku Kabur ke Padepokan

Tertangkapnya Prada Deri yang menghabisi nyawa Vera Oktaria membuat keluarga lega. Namun alasan Prada Deri menghabisi nyawa Vera Oktaria karena merasa

Nyawa Dibayar Nyawa; Keluarga Vera Inginkan Prada Deri Dihukum Mati, Pelaku Kabur ke Padepokan
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Suhartini (40), ibu almarhumah Vera Oktaria, korban mutilasi yang diduga dilakukan Prada DP. ”Nyawa dibayar nyawa, saya mau pelaku pembunuh anak saya dihukum mati,” tegasnya. 

PALEMBANG - Tertangkapnya Prada Deri yang menghabisi nyawa Vera Oktaria membuat keluarga lega.

Namun alasan Prada Deri menghabisi nyawa Vera Oktaria karena merasa panik saat diajak menikah langsung dibantah keras oleh keluarga besar korban.

Saat ditemui Tribun di rumahnya yang bertempat di lorong Indah Karya Plaju kota Palembang, Suhartini mengatakan selama ini Vera justru merasa takut dan ingin terlepas dari mantan kekasihnya itu.

“Vera sendiri yang bilang ke saya, dia takut sama Deri. Kalau Vera yang maksa dinikahi, tidak mungkin kalau Deri datang ke rumah, anak saya sampai ketakutan,” ujarnya.

Dikabarkan Prada Deri Permana Ditangkap di Banten, Saat Ini Sedang Dalam Perjalanan ke Palembang

Gagah Saat Berseragam TNI, Begini Penampilan Prada DP Pakai Baju Tahanan, Keluarga Tolak Wawancara

Termasuk dengan pernyataan Deri yang mengatakan sempat berhubungan badan sebelum akhirnya menghabisi nyawa Vera, Suhartini menuturkan dirinya sangat yakin bahwa anak bungsunya tersebut dalam keadaan bersih.

“Hasil visum jelas bilang kalau Vera bersih, tidak ada yang macam-macam. Perasaan saya sebagai ibu juga yakin hal itu, saya kenal sama dia. Jadi nggak mungkin anak saya ada macam-macam,”ujarnya.

Suhartini mengaku sangat ingin keadilan. Dia ingin agar pelaku pembunuh anaknya bisa segera diberi hukuman setimpal.

”Nyawa dibayar nyawa, saya mau pelaku pembunuh anak saya dihukum mati,” tegasnya.

Kini, Suhartini mengaku sudah lebih lega. Keadaannya saat ini jauh lebih siap untuk memantau perkembangan kasus pembunuhan anaknya. Rini (32) kakak sulung dari Vera Oktaria mengaku lega dan bersyukur atas ditangkapnya Prada DP oleh Den Intel Kodam II Sriwijaya dan Denpom II/4 di padepokan Monghiang yang dipimpin Abuya Haji Sar’i di Serang, Banten.

Meski mengaku lega, namun tertangkapnya Prada Deri ini membuat luka lama keluarga kembali terbuka dan terkenang kejadian naas yang dialami adik bungsunya tersebut.

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved