Berita Pagaralam

Wako Pagaralam Minta Masyarakat tidak Ada Gerakan ke MK, Terkait Sidang Hasil Pemilu di MK

Wako Pagaralam Minta Masyarakat tidak Ada Gerakan ke MK, Terkait Sidang Hasil Pemilu di MK

Wako Pagaralam Minta Masyarakat tidak Ada Gerakan ke MK, Terkait Sidang Hasil Pemilu di MK
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni 

Wako Pagaralam Minta Masyarakat tidak Ada Gerakan ke MK, Terkait Sidang Hasil Pemilu di MK

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) untuk calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2019 telah bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).

Persidangan perdana untuk perkara tersebut akan digelar pada besok, Jumat (14/6/2019).

Hasil akhir sengketa pemilihan presiden dan wakil presiden tersebut akan dipimpin oleh 9 hakim MK.

Putusan direncanakan akan dibacakan pada 28 Juni 2019.

Hasilnya nanti akan menentukan pemimpin Indonesia untuk 5 tahun mendatang.

Terkait akan digelarnya sidang sengketa Pemilu di MK tersebut, Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni memberikan imbauan kepada masyarakat Pagaralam agar tidak terprovokasi.

Peluang Prabowo Jadi Presiden, Mahkamah Konstitusi (MK) Tentukan Jadwal Sidang yang Dipimpin 9 Hakim

Prabowo Subianto Minta Para Pendukungnya tak Demonstrasi di MK Saat Sidang Sengketa Hasil Pilpres

Hadapi Sidang Gugatan Prabowo-Sandi di MK, Sejumlah Alat Bukti Ini yang Disiapkan KPU Sumsel

Video: Sopir Mengantuk Menjadi Penyebab Kecelakaan, Polda Sumsel Catat 9 Pemudik Tewas Kecelakaan

 

"Saya harap terkait sidang MK diharapkan tidak ada gerakan massa dari masyarakat Pagaralam ke gedung MK," ujarnya.

Wako berharap masyarakat Pagaralam dapat menyerahkan dan mempercayakan proses hukumnya ke MK.

Pasalnya hal ini sudah menjadi proses dalam demokrasi saat ini.

"Saya minta masyarakat dapat menghargai proses demokrasi ini karena ini merupakan proses yang harus dijalani saat ada gugatan," katanya.

Wako juga menegaskan, masyarakat Pagaralam tidak menggelar aksi dan upaya memancing kerusuhan.

"Kami imbau jangan ada gerakan massa dan upaya tidak penting di Pagaralam ini," tegasnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved