Sriwijaya FC Klaim Sudah Lunasi Tunggakan Gaji Pemain Musim Lalu 100 Persen

Manajemen Sriwijaya FC klaim sudah menyelesaikan tunggakan tiga pemain yang masih bermasalah, yakni Sandy Firmansyah, Mohamadau Al Hadji dan Marckho

Sriwijaya FC Klaim Sudah Lunasi Tunggakan Gaji Pemain Musim Lalu 100 Persen
TRIBUN SUMSEL/WENI WAHYUNY
Manajer Tim Sriwijaya FC saat silaturahmi dengan para pemain SFC di sebuah Cafe di Oalembang 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny

SRIPOKU.COM, , PALEMBANG - Manajemen Sriwijaya FC klaim sudah menyelesaikan tunggakan tiga pemain yang masih bermasalah, yakni Sandy Firmansyah, Mohamadau Al Hadji dan Marckho Sandy Meraudje, Kamis (13/6/2019).

Seperti diketahui saat persidangan perdana tuntutan 28 pemain terkait dengan permasalahan gaji, Kuasa Hukum Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) selaku kuasa hukum ke 28 mantan pemain Sriwijaya FC, Jannsen Silitonga menyebutkan tunggakan gaji ke 3 pemain tersebut belum diselesaikan pembayarannya dengan kisaran Rp60 juta.

Jannsen menyebutkan permasalahan ketiga pemain tersebut mengalami ketidakcocokan soal pembayaran.

Faisal Mursyid sekretaris umum PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) menjelaskan bahwa permasalahan tunggakan tersebut sudah ditransfer ke masing-masing pemain sekitar pukul 14.00 WIB. Dengan sudah dibayarnya tunggakan ketiga pemain tersebut, artinya Sriwijaya FC melunasi tunggakan gaji eks pemain Sriwijaya FC musim lalu 100 persen.

"Jadi bukan belum dibayar sama sekali tapi ada perbedaan perhitungan saja," kata Faisal.

Faisal membeberkan permasalahan Marckho Sandy terjadi pada musim kompetisi 2017/2018. Ia menyebutkan untuk kasus Marckho hanya perhitungan gaji selisih satu bulan pada 2017/2018.

"Jadi bukan bukan soal down payment (dp), rincian kekurangan sekitar Rp30 Juta," jelasnya.

Untuk Sandy Firmansyah, sambung Faisal meleset diperhitungan saat mengundurkan diri pada pertengahan musim lalu. Gaji yang belum dibayarkan kepada Sandy Rp15 Juta.

"Untuk Al Hadji hanya masalah perbedaan kurs, bukan soal selisih atau tunggakan tapi hanya selisih kurs. Total kekurangan hanya Rp6 Juta," ungkapnya.

Faisal menerangkan setelah semua sangkutan pada pemain beres, saran dari pengacara APPI agar dibuat surat perdamaian antara kuasa hukum Sriwijaya FC dan para pemain.

"Setelah buat surat perdamaian, angka (piutang) tersebut akan dituangkan dalam surat perdamaian, bisa terjadi nanti cabut gugatan," terangnya.

Sebelumnya, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) klaim sudah melunasi tunggakan para pemain Sriwijaya FC di musim lalu. Sebesar Rp3 M digelontorkan melalui talangan dari Manajer Tim Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin.

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved