Penemuan Mayat Mutilasi di Ogan Ilir

Polisi Temukan Titik Terang Kasus Mayat Mutilasi di Ogan Ilir, Ada Bercak Darah di Sebuah Rumah

Polisi mulai menemukan titik terang kasus mayat mutilasi Karoman (40) yang ditemukan di Sungai Arisan Bopeng, Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten OI.

Polisi Temukan Titik Terang Kasus Mayat Mutilasi di Ogan Ilir, Ada Bercak Darah di Sebuah Rumah
SRIPOKU.COM/RESHA
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara 

Laporan wartawan sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Polisi mulai menemukan titik terang terkait kasus mayat mutilasi Karoman (40) yang ditemukan tewas tanpa kepala dan kedua tangannya di Sungai Arisan Bopeng, Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir Kamis (6/6/2019) lalu.

Dimana, dalam satu rumah ditemukan bercak darah yang diduga milik korban.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, memang saat ini kasus tengah ditangani tim gabungan Polda Sumsel dan Polres Ogan Ilir untuk mencari pelakunya.

Dan saat ini, mereka sudah mulai mendekati titik terang terkait kasus itu.

"Kami sudah mengumpulkan bukti-bukti semacamnya kemarin, di rumah tertentu ditemukan percikan-percikan darah. Kemungkinan korban tersebut sempat di situ. Artinya ada tetesan darah," ujarnya saat diwawancarai, Kamis (13/6/2019).

Meski tak menyebutkan rumah siapa ditemukan darah tersebut, temuan itu setidaknya membawa Kepolisian menuju ke tahap baru dari pengembangan kasus tersebut.

Pihaknya masih membuktikan apakah percikan darah tersebut ada kaitannya dengan kasus tersebut, atau tidak.

Berbalas Pantun, Tukar Cincin dan Sungkem Warnai Prosesi Lamaran Bupati Banyuasin ke dr Fitriyanti

Bupati Banyuasin Askolani Melamar dr Sri Fitriyanti di Macan Kumbang Palembang, Akad Nikah 28 Juni

Begini Penjelasan Bank Syariah Terkait Isu Ramai-Ramai Tarik Dana Haji

"Tinggal kami membuktikan adakah keterkaitan dengan yang punya perkara. Kita berdoa saja mudah-mudahan cepat terungkap," harapnya.

Menurut Jenderal bintang dua ini, dirinya prihatin dengan kasus tersebut. Ditambah lagi, korban hanya pencari ikan yang tidak ada latar belakang ekonomi yang wah.

Sehingga ia melihat, kuat kemungkinan kasus ini merupakan perselisihan terhadap korban dan pelaku. Pihaknya sudah mengumpulkan bukti-bukti lain terkait kasus tersebut.

"Sungguhpun mungkin tersangka nanti yang kami duga tidak mengaku, tapi kalau dikuatkan bukti tertentu, mudah-mudahan tim penyidik bisa meningkatkan kasus ini menjadi kasus penyidikan," jelasnya.

Sebelumnya, masyarakat Ogan Ilir dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat yang diduga Karoman (40), di Sungai Arisan Bopeng Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir Kamis (6/6/2019). Karoman diketahui hilang di malam sebelumnya, karena mengaku akan mencari ikan di aliran sungai tersebut.

Setelahnya, aparat Kepolisian mulai melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi dari sekitar TKP. Saat ini, setidaknya 10 orang saksi telah diperiksa untuk mengungkap kasus tersebut. (mg5)

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved