Berita OKU Selatan

Relawan Pemuda Danau Ranau Kritik Kinerja Dinas Terkait Soal Sampah Pengunjung Wisata Danau Ranau

Relawan Pemuda Danau Ranau kritik peran dan keberadaan Dinas terkait soal sampah yang berserakan pasca libur libur lebaran.

Relawan Pemuda Danau Ranau Kritik Kinerja Dinas Terkait Soal Sampah Pengunjung Wisata Danau Ranau
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Sampah berserakan di Wisata Danah Ranau yang sebelum dibersihkan, Senin (10/6/2019). 

Laporan wartawan sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA--Geram akan kesadaran dan peran dinas-dinas terkait di wisata Danau Ranau, Relawan Pemuda Danau Ranau kritik peran dan keberadaan Dinas terkait.

Sebelumnya, belum habis keluhan pengunjung wisata terkait fasilitas pendukung Danau Ranau, seperti wahana bermain jetski terkait tidak adanya ruang ganti pakaian kini ditambah masalah sampah.

Melalui media sosial para relawan yang aktif berkontribusi untuk wisata Danau Ranau, yang telah lama tinggal di sekitaran Danau Ranau terlihat geram dengan kontribusi instansi yang seharusnya bertanggung jawab, terkait masalah sampah-sampah.

"Sampah-sampah berserakan dan menumpuk di sepanjang wisata Danau Ranau, mana pihak-pihak dinas yang betugas apa tidak ada rasa malu,"keluh akun Facebook Herman Monpera relawan Wisata Danau Ranau.

Dari penjelasannya, selama ini dirinya bersama pemuda penggiat wisata setempat yang membersihkan, tanpa peduli dari instansi terkait.

"Apa dari kami para relawan wisata Danau Ranau yang selalu membereskan, kenapa tidak ada rasa malu dan peduli,"Sambung Herman.

Dirinya berharap adanya kepedulian dari dinas terkait dan dapat berkoordinasi dengan para relawan wisata Danau Ranau apabila memiliki kendala.

Mantan Anggota Dewan Muba tidak Dapat Remisi, Ratusan Warga Binaan Lapas Banyuasin Terima Remisi

Update Penemuan 2 Mayat Laki-Laki di Muba; Korban Bernama Raja Putra dan Aldi Apriansyah

Ada Ratusan Warga Negara Indonesia yang Masih Ditahan di Lenggeng Immigration Malaysia

"Di ajak koordinasi susah sekali, tidak ada rasa peduli dan rasa malu,"ungkap dia Lagi.

Setelah beredarnya isu sampah tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten OKU Selatan Umar Syafari mengatakan akan mengambil tindakan masalah sampah di daerah wisata Danau Ranau tersebut.

Dirinya mengharapkan adanya peran masyarakat dan pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak hanya mengandalkan peran dinas terkait.

"Kembali lagi kesadaran masyarakat atau pengunjung, akan sulit menciptakan lingkungan yang bersih tanpa ada kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan,"ujar Umar, Senin (10/6/2019).

Menurutnya sulit menciptakan lingkungan yang bersih tanpa ada kesadaran dari masyarakat khusus para pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Kendati demikian DLH telah menyeterilkan sampah-sampah-sampah yang ditinggalkan pengunjung di lokasi wisata Dana Ranau.

"Kondisi pagi ini sudah bersih, petugas kita pagi tadi langsung membersihkan sampah-sampah yang berserakan di sepanjang Danau Ranau," terang Dia.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved