Berita OKU Timur

Petani Satu Desa Gagal Panen

Petani sawah Irigasi Macak I di Desa Tanjungbulan Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur resah tanaman padi mereka mengalami kegagalan panen.

Petani Satu Desa Gagal Panen
SRIPOKU.COM/EVAN
Petani sawah Irigasi Macak I di Desa Tanjung Bulan Kecamatan Buay Madang, OKU Timur cemas akibat tanaman padi milik mereka diserang hama 

Laporan Wartawan sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Petani sawah Irigasi Macak I di Desa Tanjungbulan Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur resah tanaman padi mereka mengalami kegagalan panen.

Ini akibat serangan hama yang terjadi terus menerus. Petani khawatir jika tidak ada tindakan serius kegagalan panen akan terjadi mengingat saat ini tanaman padi sudah mulai berbuah.

Menurut Johan salah seorang petani Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Buay Madang dikonfirmasi Senin (10/06/2019), serangan hama wereng sudah terjadi sejak padi berumur satu minggu.

Meskipun petani sudah berusaha membasmi hama jenis ini dengan menggunakan pestisida namun serangan hama tetap terjadi.

Warga Membludak Datangi Disdukcapil Kota Palembang Usai Libur Lebaran, Ratu Dewa Sidak Disdukcapil

BREAKING NEWS: Satu Keluarga Diduga Keracunan Genset, sang Anak Tewas di Tempat Usai Keluarkan Darah

Kemudian saat padi memasuki umur 30 hari tanaman padi kembali diserang hama tikus yang mengakibatkan tanaman padi menjadi rusak dan mati. Petani sudah melakukan Berbagai cara untuk menanggulanginya, namun serangan hama tikus semakin ganas dan mengkhawatirkan.

"Serangan hama semakin parah ketika padi berumur 80 hari dan baru keluar buah karena kembali diserang hama burung yang memakan buah padi yang berumur masih muda. Serangan hama secara bertubi-tubi ini sangat mengkhawatirkan petani," katanya.

Menurutnya, petani didesa tersebut sebagian besar menanam padi jenis Ciliwung yang cocok dengan kondisi tanah dan lahan.

Petani kata dia, sudah melakukan upaya pemupukan pembersihan dan penyemprotan dengan pestisida, namun serangan hama tetap terjadi.

"Kami khawatir akan terjadi gagal panen. Harapan kami kepada pemerintah agar segera turun ke lapangan dan memberikan bantuan kepada petani," ujarnya.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Dewi Handayani
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved