Jangan Sampai Lewat, Berikut 3 Catatan Waktu yang Tepat untuk Menjalankan Puasa Syawal 1440H

Jangan Sampai Lewat, Berikut 3 Catatan Waktu yang Tepat Untuk Menjalankan Puasa Syawal 1440H

Jangan Sampai Lewat, Berikut 3 Catatan Waktu yang Tepat untuk Menjalankan Puasa Syawal 1440H
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Jangan Sampai Lewat, Berikut 3 Catatan Waktu yang Tepat Untuk Menjalankan Puasa Syawal 1440H 

Jangan Sampai Lewat, Berikut 3 Catatan Waktu yang Tepat Untuk Menjalankan Puasa Syawal 1440H

SRIPOKU.COM - Setelah bulan Ramadan selesai, banyak orang yang bertanya kapan waktu yang tepat untuk melaksanakan puasa Syawal.

Pasalnya puasa Syawal merupakan puasa sunah, yang dikerjakan di bulan Syawal atau tepatnya setelah bulan suci Ramadan

Mengenai puasa Syawal sendiri, banyak yang masih bertanya bolehkah melaksanakan puasa Syawal yang hukumnya sunnah terlebih dahulu, lalu membayar yang wajib atau melaksanakan utang puasa lalu diikuti dengan puasa Syawal.

Sesungguhnya jawaban atas semua pertanyaan semua itu pada hakikatnya adalah benar semua.

Boleh melakukan puasa sunnah bulan Syawal dahulu, baru kemudian melakukan puasa qadha pengganti dari puasa yang tinggalkan karena uzur di bulan Ramadan kemarin.

Kepergok Liburan di Bali dengan Luna Maya, Ini 5 Fakta Faisal Nasimuddin, Duda Kaya dari Malaysia

Ngaku Cuma Teman, Perlakuan Luna Maya pada Faisal Nasimuddin di Bali Disoroti, Sudah Kumpul Keluarga

Kain Kafan Tak Rusak, 4 Jasad Ini Masih Utuh Meski Telah Dikubur Puluhan Tahun, No 4 Sudah 31 Tahun!

Para ulama membolehkan semuanya, sesuai dengan logika dan niat mereka masing-masing.

A
Ilustrasi Buka Puasa (SRIPOKU.COM/ ANTON)

6 Fakta Perwira Polisi Pangkat AKBP Tuduh Jenderal TNI AD Curi HP, Minta Maaf Lisan dan Tertulis

Tak Ketahuan Publik, Diam-diam 8 Artis Ini Langsungkan Pernikahan, No 3 Terungkap Setelah Melahirkan

Jonas Folger Bakal Comeback Usai Setahun Lebih Menepi karena Sakit

Namun banyak yang memandang lebih baik puasa sunnah Syawal terlebih dahulu baru kemudian puasa qadha.

Ini dikarenakan puasa Syawal tak memiliki waktu yang lama, yaitu hanya sebulan saja sedangkan waktu yang disediakan untuk mengqadha puasa Ramadan terbentang luas sampai datangnya Ramadan tahun depan.

Dengan adanya bentang waktu yang berbeda ini, tidak ada salahnya mendahulukan yang sunnah dari yang wajib, karena pertimbangan waktu dan kesempatannya.

Dilansir Sripoku.com dari web Muslim.id, diketahui puasa Syawal memiliki keutamaan, bagi yang berpuasa Ramadan dengan sempurna lantas lanjut menjalani puasa 6 hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapatkan pahala puasa setahun penuh.

Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

Halaman
12
Penulis: Shafira Rianiesti Noor
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved