Berita Daerah

Sekda OKUT Berikan Sanksi Tegas Pegawai Yang Tidak Masuk Setelah Lebaran

Bila ada pegawai yang bolos atau menambah sendiri waktu cuti bersama, maka sanksi tegas akan diterapkan.

kabarokutimur.com
Sekretaris Daerah (Sekda) OKU Timur Jumadi SSos 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Menindaklanjuti keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 617 Tahun 2018, Nomor 262 Tahun 2018 dan Nomor 16 Tahun 2018 tentang jadwal cuti bersama lebaran, seluruh pegawai di lingkungan Pemkab OKU Timur wajib masuk kerja seperti biasa Senin (10/6/2019). Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) OKU Timur Jumadi SSos dikonfirmasi Minggu (9/6/2019).

Sekda menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer di lingkungan Pemkab OKU Timur agar Senin (10/6/2019) harus masuk kerja seperti biasa. Bila ada pegawai yang bolos atau menambah sendiri waktu cuti bersama, maka sanksi tegas akan diterapkan.

“Tidak ada alasan untuk tidak masuk kerja. Kita akan melakukan sidak pada hari pertama masuk kerja nanti. Saya yakin pasti semua masuk kerja tepat waktu, sebab libur dan cuti bersama Idul Fitri 1440 H sudah cukup panjang. Dengan demikian, tidak ada alasan lagi untuk tidak masuk di hari pertama kerja pasca libur lebaran," ujarnya.

Pulang Kondangan, Pria di Pangkalan Lampam OKI Tewas Ditikam Temannya, Rumah Pelaku Nyaris Dibakar

Pemudik Diimbau Melintas Siang Hari, Personel Gabungan Patroli 24 Jam Amankan Arus Balik Lebaran

Untuk itu, melalui surat edaran Bupati, diinstruksi kepada seluruh Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar dapat melakukan pengawasan terhadap ASN dan Non ASN di lingkungan instansi kerja masing-masing pada tanggal 10 Juni 2019.

Jika ada yang tidak masuk akan dicatat dan absensi kehadiran akan dilaporkan ke Kementerian ASN. Baik yang masuk ataupun tidak masuk. Bagi pegawai yang kedapatan tidak masuk kata dia, maka sanksi tegas akan diberikan.

"Jangankan tidak masuk, datang terlambat saja akan disanksi dengan pemotongan TPP melalui absensi elektrik yang sudah kita terapkan," jelasnya.

Uang Sudah Ditransfer Senilai Rp69 Juta, Pria di Palembang Ini Tertipu Beli Mobil Lewat Facebook

Melalui surat edaran Bupati tersebut lanjut Sekda, selain memerintah Kepala OPD untuk melakukan pengawasan terhadap pegawainya, juga menginstruksikan unit satuan kerja yang berfungsi memberikan layanan langsung kepada masyarakat dan mencakup kepentingan masyarakat luas, agar mengatur penugasan pegawai pada hari libur cuti bersama yang ditetapkan.

"Sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya," katanya.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved