Penemuan Mayat Dimutilasi di Ogan Ilir

Pastikan Mayat Korban Mutilasi Karoman, Forensik RS Bhayangkara akan Uji DNA Terduga Keluarga Korban

Pastikan Mayat Korban Mutilasi Karoman, Forensik RS Bhayangkara akan Uji DNA Terduga Keluarga Korban

Pastikan Mayat Korban Mutilasi Karoman, Forensik RS Bhayangkara akan Uji DNA Terduga Keluarga Korban
SRIPOKU.COM/RESHA
Jenazah Karoman (40), mayat yang dimutilasi yang ditemukan di Sungai Arisan Bopeng Dusun 2 RT. 03 Desa Pinang Mas Kecamatan Pinang Mas Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (6/6/2019) saat tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pihak Forensik RS Bhayangkara rupanya masih ingin memastikan jasad yang ditemukan dalam keadaan dimutilasi, Kamis (6/6/2019) lalu di Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir tersebut.

Mereka akan memastikan dengan mengambil sample dari pihak keluarga terduga korban.

"Jadi kita masih kita namai Mr x, karena kita belum mendapat data identitas dari keluarga," ujar Dokter forensik RS Bhayangkara, Kompol dr. Mansuri, Sp.Kf usai mengotopsi mayat, Jumat (7/6/2019).

Sebelumnya, keluarga meyakini jika jasad tersebut adalah Karoman (40), warga Dusun 2 Desa Pinang Mas Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir, yang hilang satu hari sebelum ditemukan dalam kondisi mengenaskan tersebut.

Hal itu dilihat dari pakaian yang dikenakan terakhir, dan tanda lahir di kaki korban.

Namun karena belum mendapat data ilmiah untuk memastikan jasad tersebut, maka pihak forensik RS Bhayangkara akan mengambil beberapa sample dari pihak terduga keluarga Karoman untuk dicocokkan melalui uji DNA.

Bisa melalui darah, atau medium lain dari terduga istri dan terduga anak.

"Nanti kalau ada keluarga atau merasa keluarganya Senin nanti kita ambil sample untuk DNA," urainya.

Sementara dari jasad Mr X sendiri, akan diambil samplenya dari tulang besar maupun otot. Sebab, kondisi mayat sulit dipastikan identitasnya lantaran kepala dan tangan mayat yang saat ini belum ditemukan.

Sedangkan darahnya sendiri sulit untuk dijadikan sample karena sudah mengering.

"Tadi kita ambil sample dari darah, tapi karena lebih dari 1 hari maka sudah mengalami pemecahan atau hemolisis," jelasnya.

Sebelumnya, warga Desa Pinang Mas Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat, Kamis (6/6/2019). Mayat tersebut dalam kondisi mengenaskan, dimana kepala dan tangannya terputus dan hilang hingga berita ini ditulis.

Mayat tersebut diduga adalah Karoman (40), seorang petani yang dilaporkan tak pulang usai berpamitan untuk mencari ikan pada Rabu (5/6/2019) malamnya.

saat keluarga dan warga sekitar mencari Karoman di tempatnya mencari ikan, warga pun menemukan mayat tersebut di Sungai Arisan Bopeng Dusun 2 RT. 03 Desa Pinang Mas Kecamatan Pinang Mas Kabupaten Ogan Ilir sekira pukul 10.00 WIB.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved