Berita OKU

Harga Biji Kopi Ditingkat Petani Kabupaten OKU Turun Jadi Rp18 Ribu Per kg, Ternyata Ini Penyebabnya

Biji kopi kering hasil panen petani kopi di Kabupaten OKU. Harga di tingkatan petani turun

Harga Biji Kopi Ditingkat Petani Kabupaten OKU Turun Jadi Rp18 Ribu Per kg, Ternyata Ini Penyebabnya
Sripoku.com/Leni Juwita
Biji kopi kering hasil panen petani kopi di Kabupaten OKU 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM.BATURAJA - Harga biji kopi ditingkat petani dijual berkisar Rp 18.000/kg, harga ini sedikit mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Informasi dilapangan Jumat (7/6/2019) di Kecamatan Ulu Ogan Kabupaten Ogan Komering Ulu sejumlah petani kopi mengaku terpaksa melepas biji kopi walaupun harga agak turun.

Sebab kopi harus membenuhi kebutuhan dalam rangka merayakan Lebaran Idul Fitri 1440 H.

“Biasonyo harga biji kopi dibeli tauke kopi seharga Rp 20 ribu/kg, tapi sekarang Rp 18.000” tutur salah seorang petani kops di Desa Gunungtiga .  Selain harga kopi yang berada dikisaran Rp 18.000/kg , produksi dan kwalitas kopi juga mengalami penurunan.

Bahkan ada petani kopi yang mengaku gagal panen . penyebabnya karena cuaca yang kurang mendukung, terkadang hujan turun lebat berhari-hari, kemudian kalau sudah panas juga terlalu panas , akibatnya saat musim hujan terlalu lebat bunga kopi yang belum sempat menjadi putik rontok.

Begitu juga saat musim panas berhari-hari, bunga kopi menjadi layu dan kering. 

Penulis: Leni Juwita
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved