Berita PALI

Komplotan Begal di PALI Bacok Anggota Polsek Penukal Abad Saat akan Ditangkap, Satu Begal Ditembak

Komplotan Begal di PALI Bacok Anggota Polsek Penukal Abad Saat akan Ditangkap, Satu Begal Ditembak

Komplotan Begal di PALI Bacok Anggota Polsek Penukal Abad Saat akan Ditangkap, Satu Begal Ditembak
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Salah seorang pelaku komplotan begal di Kabupaten PALI, Yari Beni (20) diamankan Polsek Panukal Abab beserta barang bukti. 

Komplotan Begal di PALI Bacok Anggota Polsek Penukal Abad Saat akan Ditangkap, Satu Begal Ditembak

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI - Seorang anggota komplotan begal bernama Yari Beni (20), warga Desa Betung Kecamatan Abab terpaksa ditembak oleh jajaran Polsek Penukal Abab pada Minggu (2/6/2019) sekitar pukul 17.00 WIB.

Yari Beni ditembak karena memberikan perlawanan dengan cara membacok salah satu anggota polisi.

Yari Beni ditembak di kaki sebelah kanannya.

Komplotan begal yang sering beraksi di wilayah Kecamatan Abab, tepatnya di kawasan Purun Kecamatan Penukal dan Betung Abab Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) dinilai sudah sangat meresahkan.

Ketua KPU Palembang Eftiyani Mengaku Telah Di-BAP Gakumdu Terkait Laporan Bawaslu tak Laksanakan PSU

Jelang Lebaran 1440 H, Omset Penjual Dodol di Kabupaten PALI Provinsi Sumsel Meningkat 100 Persen

BREAKING NEWS : Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Ruko Komplek Pasar 16 Ilir Palembang

Istri Herman Deru Siapkan Sajian Spesial untuk Open House Idul Fitri 1440 H di Griya Agung Palembang

Komplotan begal yang kerap melakukan pembegalan ini berjumlah sebanyak empat orang dan biasa melancarkan aksinya di jalur dalam wilayah hukum Polsek Penukal Abab.

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Penukal Abab Iptu Alpian didampingi Kanit Reskrim Ipda Agus Widodo menjelaskan, pada hari Jumat (10/5/ 2019) sekira pukul 11.30 wib di simpang 4 Babat Purun Pengabuan Betung Kecataman Abab, telah terjadi CURAS (pencurian dengan kekerasan).

"Korbannya Dedi Junaidi warga Pendopo Kecamatan Talang Ubi. Korban dibegal seusai berdagang kerupuk keliling yang tanpa disadari korban telah diikuti 2 (dua) orang pelaku Yari Beni dan NB (DPO)," ungkap Kapolsek Penukal Abab, Iptu Alpian, Selasa (4/6/2019).

Kapolsek Alpian menjelaskan, saat ditangkap ditemukan barang bukti 3 (tiga) bilah sajam jenis pisau garpu, 4 (empat) parang, 1 perangkat keranjang kerupuk milik korbannya, 3 unit R2 jenis Yamaha scorpio 125 warna hitam (tanpa no. Pol), Honda revo 110 warna hitam (tanpa no. Pol) dan Mocin TAJIMA warna hitam (tanpa no. Pol).

Untuk modusnya, jelas Alpian, di TKP (tempat kejadian perkara) pelaku pura-pura terjatuh dari motor, lalu salah satu pelaku NB (DPO) menodongkan senpira dan langsung merampas kendaraan bermotor milik korban yang sedang mengangkut gerobak miliknya.

"Sementara pelaku lain CC (DPO) dan JH (DPO) berperan mengawasi dan menentukan korban," ujarnya.

Atas kejadian itu korban sedikitnya mengalami kerugian kehilangan sepeda motornya miliknya, kerugian ditaksir sebesar Rp 15 juta.

Para pelaku begal ini sedikinya telah banyak mengantongi laporan masyarakat.

"Sepanjang tahun 2019 ada 6 laporan pasal 365 KUHP dengan tindak pencurian dan kekerasan dan melawan saat ditangkap, sehingga harus diberikan tindakan tegas," jelasnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved