Berita Muaraenim

Remaja Tanggung Palak Para Pemudik yang Melintas di Simpang Meo-Tanjungenim Muaraenim

Para pemudik yang melintasi Jalinsum Simpang Meo-Tanjungenim terutama di Desa Paduraksa, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, resah.

Remaja Tanggung Palak Para Pemudik yang Melintas di Simpang Meo-Tanjungenim Muaraenim
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tampak para petugas Polres Muaraenim melakukan patroli setiap malam untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemudik lebaran di wilayah Polres Muaraenim, Minggu (2/6) 

Laporan wartawan sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Para pemudik yang melintasi Jalinsum Simpang Meo-Tanjungenim terutama di Desa Paduraksa, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, resah.

Pasalnya beberapa anak remaja tanggung sering memalak para pemudik di malam hari, Minggu (2/6/2019).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, para pemalak yang diduga berusia belasan tahun dengan berbekal kayu balok menyetopkan kendaraan yang melintas diwilayah Desa Paduraksa pada malam hari sekitar lewat tengah malam.

Para pemalak tersebut beraksi dengan sasaran para pemudik yang kebanyakan menggunakan plat luar daerah.

Menurut Yelly, warga Muaraenim yang nyaris menjadi korban pemalakan didalam akun facebooknya, mengatakan bahwa dirinya sekeluarga pada malam tersebut sekitar pukul 02.00, nyaris menjadi korban pemalakan, ia selamat karena ia mengaku warga Tanjung.

Sedangkan sedikitnya tiga pemudik yang berada didepannya menjadi korban pemalakan.

"Pas giliran mobil kami diberhentikan kami kasih uang Rp 5 ribu, setelah itu minta rokok lagi, kebetulan suami saya tidak merokok. Lalu kami bilang kami ini orang Tanjung sinilah akhirnya kami diloloskan," ujar Yelly.

Todong Korban di Jalan, Amiko Warga Lubuk Raman Muaraenim Diringkus Anggota Polsek Rambang Dangku

Tiang Lampu PJU Nyaris Roboh Di Jalan Lintas Palindra, Bahayakan Para Pengguna Jalan Yang Melintas

Ani Yudhoyono Sempat Titip Program PAUD dan Perempuan pada Herman Deru

Untuk itu, kata Yelly, pihaknya minta kepada pihak terkait untuk segera menindaklanjutinya. Sebab kasihan para pemudik yang ingin perjalanannya nyaman malah dipalaki.

Bahkan para pemudik yang dipalaki bukan tidak memberi tetapi sudah diberi malah ingin minta lebih. Akibat kelakuan oknum warga tersebut telah membuat malu daerah tersebut.

Ketika dikonfirmasi ke Kapolres Muaraenim melalui Kabagops Kompol Irwan, mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan Patroli Jarak Jauh (PJJ) di jalur arus mudik dengan sasaran anti premanisme, anti radikal, 3C (Curas, Curat, Curanmor) dan rawan laka dalam rangka menyambut hari raya Idul fitri 2019.

Adapun sasaran dan kegiatan yang dilakukan, kata Irwan, adalah sebagai berikut yakni Tim Patroli sambang ke Pos pengamanan lebaran 2019 Di simpang Enim 2, SPBU Batu Gerigis Desa Lingga Kecamatan Lawang Kidul, kontrol di jalan longsor Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul rawan kecelakaan, SPBU Desa Pulau panggung Kecamatan Tanjung Agung, Desa Lebak Budi, Desa Pandan Enim, kontrol situasi arus mudik Desa Paduraksa Kecamatan Tanjung Agung yang rawan aksi premanisme.

Memberikan himbauan kepada pemudik yang sedang beristirahat di halaman masjid untuk selalu berhati-hati dan segera melaporkan ke Polsek terdekat bila mengalami gangguan Kamtibmas dengan call center kepolisian 110.

"Terimakasih atas informasinya, dan ini menjadi masukan. Pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pengamanan supaya pemudik aman dan nyaman. Mudah-mudahan para pelakunya cepat ditangkap," pungkasnya.(ari)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved