H-3 Lonjakkan Kendaraan Pribadi Yang Melintasi Jalintim dan Jalinteng Muba Capai 60 Persen,

sejumlah kendaraan yang memadati jalan lintas khususnya di Kecamatan Sungai Lilin banyak di dominasi oleh kendaraan pribadi.

H-3 Lonjakkan Kendaraan Pribadi Yang Melintasi Jalintim dan Jalinteng Muba  Capai 60 Persen,
SRIPOKU.COM/CR13
H-3 arus lalu lintas Sungai Lilin-Palembang ramai lancar. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM , SEKAYU --- Memasuki H-3 mudik lebaran 1440 H kondisi lalu lintas pada Jalan Lintas Timur (Jalintim) Muba dan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Muba mengalami peningkatan 60 persen. Hal tersebut dari pantauan Satlantas Polres Muba pada dua Jalan lintas yang membelah Kabupaten Muba.

"Dari pantauan kita pada H-3 mudik lebaran 1440 H kondisi arus lintas pemudik mengalami peningkatan yang cukup drastis. Sekitar 60 persen volume kendaraan yang melwati jalan lintas di Kabupaten Muba," kata Kasat Lantas Polres Muba, AKP Candra Kirana SIK, Minggu (2/5/19).

Ani Yudhoyono Sempat Titip Program PAUD dan Perempuan pada Herman Deru

Terkendala Ekonomi 4 Tahun tak Bisa Pulang Kampung, Akhirnya Reza dan Keluarga Tiba di Palembang

Lanjutnya, sejumlah kendaraan yang memadati jalan lintas khususnya di Kecamatan Sungai Lilin banyak di dominasi oleh kendaraan pribadi. Terlihat dari plat kendaraan luar daerah dan membawa barang bawaan diatas mobil, sedangkan kendataan roda dua tidak telali banyak. 

" Walaupun arus kendaraan naik, namun arus lintas tetap kancar di kedua jalan lintas yang ada di Kabupaten Muba. Kita juga melakukan inovasi melakukan pemantauan arus lintas menggunakan Drone, dari pantauan lonjakkan pemudik berasal dari arah Palembang menuju Provinsi Jambi,"ungkapnya. 

BREAKING NEWS : Kanitres Bripka Afrizal Tewas Ditembak Kawanan Perampok di Mesuji Makmur OKI

Malam Hari Jalan TAA-Palembang Gelap Gulita, Puluhan Pemudik Asal Bangka Pilih Bermalam di Pelabuhan

Upaya pemecah kemacetan juga dilakukan Satlantas Polres Muba, Polsek Sungai Lilin, serta Pemerintah Kecamatan Sungai Lilin dimana meminta sejumlah pedagang ayam yang berdagang Pasar Sungai Lilin untuk pindah dan tidak berjualan di pinggir jalan. 

"Penyebab kemacetan biasanya disebabkan oleh pasar tumpah, kita telah miminta pedagang ayam yang biasa berdagang di pinggir jalan untuk masuk kedalam pasar. Hal ini dilakukan agar lalu lintas Jambi-Palembang  lancar tanpa bebas hambatan,"jelasnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved