Berita OKU

Bupati OKU Jamin Pengobatan Saqila Natalia, Bayi 7 Bulan Penderita Hydrocephalus Asal Baturaja

Bupati OKU Drs H Kuryana Azis berjanji akan menjamin biaya pengobatan Saqila Natalia.

Bupati OKU Jamin Pengobatan Saqila Natalia, Bayi 7 Bulan Penderita Hydrocephalus Asal Baturaja
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Bupati OKU Drs H Kuryana Azis melihat kondisi Saqila Natalia , bayi 7 bulan penderita hydrocephalus (pembengkakan kepala). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM.BATURAJA-- Bupati OKU Drs H Kuryana Azis berjanji akan menjamin biaya pengobatan Saqila Natalia.

Bayi berusia 7 bulan penderita  hydrocephalus (pembengkakan kepala) dijamin pengobatan  sampai normal.

Hal itu dikatakan Bupati saat mengunjungi kediaman orang tua Saqila di Desa Laya Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu.

“Kita akan membantu biaya pengobatan Saqilat normal kembali,” janji Bupati seraya menambahkan, jangan takut masalah biaya. Dirinya selaku Bupati dan pribadi akan membantu semaksimal mungkin sampai kondisi Saqila  membaik.

Orang nomor 1 di Kabupaten OKU ini juga sempat memberikan cium kasih sayangnya kepada bayi yang  butuh uluran tangan ini.

Di kesempatan itu Bupati memberikan instruksi kepada Direktur RSUD Dr  Ibnu Sutowo Baturaja Dr  Rynna Dyana memberikan  perawatan medis dan apabila diperlukan langsung dirujuk ke Palembang.

Bukan Sekedar Mitos, Hujan Memang Ada Kaitannya dengan Ingatan Masa Lalu, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Bayar Zakat Fitrah dan Zakat Mal Bisa di Masjid Agung Palembang, Zakat Fitrah Hanya Diterima Beras

Di kesempatan itu Direktur RSUD Dr Ibnu Sutowo yang ikut serta dalam misi kemanusiaan itu menjelaskan, bahwa Saqila menderita penyakit hydrocephalus  (pembekakan di kepala) karena penyumbatan cairan di rongga otak dan harus diambil tindakan operasi.

Sebelum melakukan operasi tim dari RSUD Ibnu Sutowo Baturaja akan melakukan observasi terlebih dahu dan akan merujuk pasien ini ke Rumah Sakit Umum Dr Mohamad Husein Palembang untuk di lakukan operasi.

Sementara itu Saqila merupakan puteri ke-4 pasangan Ansori dan Nuaraini  yang terlahir dari keluarga yang belum mampu.

Ansori hanyalah seorang buruh penyadap karet dengan penghasilan pas pasan, keluarga ini menempati gubuk kecil  juga atas kebaikan hati pemilik kebun karet.

Menurut penuturan Nuraini (ibu Saqila) , saat lahir bulan Agustus 2018 lalu kondisi kepala Saqila memang lebih besar dibandingkan bayi seusianya.

Menginjak usia tiga bulan ukuran kepala Saqila semakin besar , kemudian keluarga ini lalu membawa puterinya ke RSUD Dr Ibnu Sutowo dan diarahkan berobat ke Palembang.

===

Perjalanan Panjang Ani Yudhoyono Lawan Leukimia hingga Akhirnya Menutup Mata Didampingi SBY

Jenguk Kakek di RS, Kelakuan Rosa Meldianti Berbanding Terbalik dengan Dewi Perssik, Sampai Dikecam!

BREAKING NEWS: Inna Lillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

Penulis: Leni Juwita
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved