Wow! Tiket Pesawat Rp 14 Juta Rute Palembang-Medan, Pemudik Pilih Lewat Tol

Tingginya harga tiket pesawat, membuat sejumlah pemudik terpaksa memilih jalur darat untuk mudik kekampung halaman. Sementera itu, ketika dicek melal

Editor: Bejoroy
Sriwijaya Post edisi cetak
Ilustrasi - Mahal, Tiket Mudik Belum Digubris; Menhub Janji Tiket Pesawat Turun, Maskapai Bisa 50 Persen. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tingginya harga tiket pesawat, membuat sejumlah pemudik terpaksa memilih jalur darat untuk mudik kekampung halaman.

Sementera itu, ketika dicek melalui pemesanan tiket aplikasi Traveloka.com, ternyata benar rute Palembang-Medan mencapai harga 14 juta.

Tiket Pesawat Mahal, Warga Palembang ini Pilih Mudik Lewat Jalur Darat

Imbas Mahalnya Tiket Pesawat, Dishub Siaga Jalur Darat, Jalan Lintas Mulus

Sebagian pemudik yang membawa keluarga besar memilih jalur darat dengan cara konvoi.

"Biasanya naik kelas bisnis (business), tapi jelang lebaran ini sekarang mahal, jadi turun kasta beralih ke ekonomi (economy) relatif murah," terang para penumpang disela waktu menunggu keberangkatannya.

Untuk bertemu dan berkumpul dengan keluarga, mereka harus merogoh krosceknya lebih dalam. "Kalau kelas bisnis harga biasanya 3 juta, tapi kalau ekonomi dibawah 2 juta, itupun saya rogoh kantong lebih dalam," tuturnya mereka sambil tertawa.

Mereka sangat menyayangkan, mahalnya harga tiket menjadi salah satu kendala bagi penumpang yang ingin bertemu keluarga terutama dalam menjelang hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah mendatang.

"Aku tidak habis pikir, mahal nian harga tiket apalagi tadi baca berita sampai Puluhan juta, seperti rute Palembang-Medan itu paling murah 4 juta kelas ekonomi, bayangkan apalagi kelas lain seperti bisnis (business) itu sampai 14 juta, bisa keluarga negeri saya," jelas salah satu penumpang.

"Tapi demi bertemu dan berkumpul dengan keluarga, saya rela mengeluarkan biaya lebih banyak, karena momen itu sangat di nantikan terutama bagi orang yang merantau jauh dari keluarga," tutupnya.

Bardasarkan pantauan di lapangan,Kamis,(30/5/2019) menjelang H-4 Lebaran Idul Fitri 1440 H, kendaraan pemudik mulai padati ruas jalan lintas tengah (jalinteng) tepatnya di ruas jalan Muaraenim-Baturaja, tampak kendaraan pemudik yang didominasi oleh plat dari daerah Jawa mulai merayap memasuki kota Muaraenim.

Seperti yang di tuturkan oleh Eka Apriani (34) salah satu pemudik asal Solo yang ditemui Tribun mengatakan bahwa ia dan keluarga sengaja menggunakan jalur darat untuk mudik akibat tingginya harga tiket pesawat dari solo menuju Palembang.

" Sebenarnya pada awal rencana mau mudik menggunakan pesawat pada H-3 lebaran, namun harga tiket pesawat saat ini lagi gila-gilannya, dari Solo-Palembang aja dikisaran Rp 1.5 keatas, itu untuk satu orang saja, apalagi kami sekeluarga ada 6 orang, dan belum lagi ongkos dari Palembang menuju Muaraenim, wah kalau naik pesawat semua bisa gak bisa pulang lagi ke solo karena tekor diongkos, makanya akhirnya kita memutuskan untuk naik mobil saja, biar lebih hemat dan uangnya bisa buat THR untuk keluarga di kampung nanti," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa karena menggunakan jalur darat membuat ia dan keluarganya memutuskan berangkat lebih awal.

"Karena jauh dan memakan waktu lebih dari dua hari makanya kita memutuskan berangkat di H-7, dan karena banyak stop dijalan jadi tiba di Muaraenimnya sedikit lambat," katanya.

Hal Senada juga dikatakan Firman (47) salah satu pemudik asal Jakarta mengatakan bahwa ia dan keluarganyapun konvoi mudik dari Jakarta menuju kabupaten Lahat.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved