Berita PALI

Edaran Kemenhub Tidak Diindahkan, Angkutan Kayu Masih Melintasi Ruas Jalur Mudik Kabupaten PALI

Obby Humas PT MHP mengatakan bahwa pihaknya terlebih dahulu akan melakukan pengecekan angkutan yang masih melintas.

Edaran Kemenhub Tidak Diindahkan, Angkutan Kayu Masih Melintasi Ruas Jalur Mudik Kabupaten PALI
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Angkutan berat nampak masih melintasi di jalur mudik di dalam Kabupaten PALI. 

Edaran Kemenhub Tidak Diindahkan, Angkutan Kayu Masih Melintasi Ruas Jalur Mudik Kabupaten PALI

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Ringga

SRIPOKU.COM, PALI - Adanya surat edaran Kementerian Perhubungan RI yang membatasi angkutan barang dan angkutan berat selain pengangkut sembako dan BBM untuk beroperasi sejak 30 Mei sampai 10 Juni rupanya tidak bagi angkutan kayu milik PT Musi Hutan Persada (MHP).

Sebab sampai Jumat (31/5/2019) angkutan logging masih beraktivitas sebagai mana biasanya.

Tentu, kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena PT MHP dianggap tidak menggubris edaran dari Kemenhub.

"Kami sudah membaca bahwa dalam edaran tersebut tidak boleh ada angkutan betat melintas, terlebih ini di jalur mudik. Tentu ini sangat mengganggu pengendara," ungkap Dedek warga Talang ubi Pendopo.

Dari itu, dirinya berharap pihak terkait bisa bergerak cepat mencegah terus terjadinya aktivitas angkutan berat tersebut.

"Kami harap diberikan peringatan tegas kepada perusahaan yang melanggar. Mengingat sekarang masanya arus mudik, sehingga ditakutkan membahayakan pengendara lain," jelas dia.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kadishub PALI, Slamet Suhartopo terkait masih beroperasinya angkutan berat melintas pada siang hari milik PT MHP, ia mengaku sudah memberi teguran kepada pihak perusahaan agar mematuhi edaran yang telah diedarkan sebelumnya.

Ini Sanksi bagi ASN dan TKS Kabupaten PALI Berani Tambah Jatah Libur Lebaran, TPP Terancam Dipotong?

Malam Lailatul Qadar tak Akan Kamu Dapatkan Selama Masih Melakukan 5 Hal Ini, No 1 Paling Penting

Beraksi Menjambret Orang yang Sedang Beli Martabak, Pria di Palembang Ini Babak belur Dihajar Warga

Hasil Sidak Tim Pemkab Musirawas Temukan Minuman Kedaluwarsa

Pada surat edaran dari Kemenhub selama Masa Angkutan Lebaran 2019, dari tanggal 30-2 Juni 2019 dan 8-10 Juni 2019 mobil barang dibatasi melintas di jalan tol dan jalan nasional, sesuai yang tertuang pada PM 38 Tahun 2019 pengaturan lalu lintas pada masa angkutan lebaran 2019.

"Selama surat edaran tersebut diterapkan, maka angkutan berat kecuali sembako dan BBM dilarang melintas di jalan umum," ungkap Slamet, Jumat.

Meski begitu, untuk mencarikan solusi pihaknya menganjurkan untuk beroperasional pada malam hari.

"Kita anjurkan angkutan berat itu melintas pada malam hari. Kemudian jalurnya juga bukan jalan umum melainkan jalan milik mereka sendiri, yakni jalan Suban," jelasnya.

Sementara itu, Obby Humas PT MHP mengatakan bahwa pihaknya terlebih dahulu akan melakukan pengecekan angkutan yang masih melintas.

"Maaf mas, saya juga belum sempat lihat edaran tersebut, karena masih dalam melakukan pekerjaan di lapangan. Secepatnya kita koordinasikan ke Pihak Dishub," kata dia singkat.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved