Berita Palembang

Basarnas Palembang Siapkan Kapal Penyelamat untuk Antisipasi Kecelakaan Laut Selama Arus Mudik

Basarnas Kota Palembang siapkan kapal sepanjang 40 meter untuk menampung penumpang bilamana terjadi kecelakaan laut di Sumsel.

Basarnas Palembang Siapkan Kapal Penyelamat untuk Antisipasi Kecelakaan Laut Selama Arus Mudik
SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
Basarnas Palembang menyiapkan Kapal Penyelamat kecelakaan laut selama arus mudik Idul Fitri yang dapat menampung 200 penumpang, Jumat (31/5/2019). Tampak Kapal KM SAR Setyaki Standby di Perairan Sungai Musi. 

Laporan wartawan sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG—Dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri dan arus mudik Basarnas Kota Palembang siapkan kapal sepanjang 40 meter untuk menampung bilamana terjadi kecelakaan laut di Sumsel.

Kapal KN Set Setyaki ini yang dipersiapkan untuk membantu dan menyelamatkan bila terjadi kecelakaan di peraiaran Sumatera Selatan.

Bahkan kapal tersebut dapat menampung 200 orang dengan kelengkapan medis lainnya.

“Kami telah menyiapkan 200 live jaket, tandu dan ruangan khusus medis yang dapat digunakan bila ada para korban yang mengalami kecelakaan laut,”ujar Kepala Basarnas Palembang Kepada Sripoku.com saat ditemui ditempat, Jumat (31/5/2029).

Yayasan Masjid Agung Palembang Terima Zakat Hingga Dua Hari Terakhir Puasa

Kas Hartadi Puas dengan Penampilan Anak Asuhnya di Laga Uji Coba Lawan PS Tria dan David FC

Belanja Minimal Rp 250 Ribu di Midnight Sale PIM Berkesempatan Dapat Hadiah Motor Yamaha Lexi

Selain itu juga Basarnas Palembang menyiapkan kapal boat dan 13 orang crew yang standby selama H-8 sampai H +8.

Dari keterangannya kapal tersebut akan standby 24 jam yang akan beroperasi di Pelabuhan Tanjung Api-Api(TAA) dan Tanjung Buyut.

Dan juga kapal KN SAR. Setyaki ini juga akan fokus ke daerah rawan terjadi kecelakan seperti di Tanjung Kelian menuju TAA.

Karena daerah tersebut mempertemukan Selat dan Laut Natuna.

Ia menghimbau kepada masyarakat sumsel baik penumpang dan pemilik kendaraan untuk dapat memperhatikan keselamatannya.

Dan jangan melebihi batas maksimum penggunaan karena dapat menyebabkan kecelakaan.

Penulis: Haris Widodo
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved