Berita Palembang

Basarnas Kota Palembang Siapkan Kapal 40 Meter untuk Evakuasi Kecelakaan Laut Selama Idul Fitri 1440

Basarnas Kota Palembang Siapkan Kapal sepanjang 40 Meter untuk Evakuasi Kecelakaan Laut Selama Idul Fitri 1440 H

Basarnas Kota Palembang Siapkan Kapal 40 Meter untuk Evakuasi Kecelakaan Laut Selama Idul Fitri 1440
SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
Kapal KN Set Setyaki, Kapal Badan SAR Nasional 

Basarnas Kota Palembang Siapkan Kapal sepanjang 40 Meter untuk Evakuasi Kecelakaan Laut Selama Idul Fitri 1440 H

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri dan arus mudik Badan SAR Nasional atau Basarnas Kota Palembang menyiapkan kapal sepanjang 40 meter untuk menampung bilamana terjadi kecelakaan laut di Sumatera Selatan (Sumsel).

Kapal KN Set Setyaki ini yang dipersiapkan untuk membantu dan menyelamatkan bila terjadi kecelakaan di peraiaran Sumatera Selatan.

Bahkan kapal tersebut dapat menampung 200 orang dengan kelengkapan medis lainnya.

“Kami telah menyiapkan 200 life jacket, tandu dan ruangan khusus medis yang dapat digunakan bila ada para korban yang mengalami kecelakaan laut,” ujar Kepala Basarnas Kota Palembang, Berty K, kepada Sripoku.com, Jumat (31/5/2029).

Kepala Basarnas Kota Palembang, Berty K
Kepala Basarnas Kota Palembang, Berty K (SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO)

Selain itu juga Basarnas Kota Palembang menyiapkan kapal boat dan 13 orang crew yang standby selama H-8 sampai H +8.

Jumat Terakhir Ramadan 1440H, Jangan Lupa Kerjakan Solat Kafarot, Pengganti 1000 Tahun Lalu

Dulu Tenar & Hidup Mewah, Akhir Hayat Artis Ini Berujung Tragis, Badan Tinggal Tulang Berbalut Kulit

BREAKING NEWS: Siswi di Kabupaten OKU Ini Dicabuli Kakak Iparnya Sejak Kelas 5 SD hingga Kelas 9 SMP

BREAKING NEWS: Berikut 60 Wajah Pencopet di Pasar 16 Ilir Palembang, Jangan Sampai Jadi Korban!

Dari keterangannya kapal tersebut akan standby 24 jam yang akan beroperasi di Pelabuhan Tanjung Api-Api(TAA) dan Tanjung Buyut.

Kapal KN SAR Setyaki ini juga akan fokus ke daerah rawan terjadi kecelakan seperti di Tanjung Kelian menuju TAA, karena daerah tersebut mempertemukan Selat dan Laut Natuna.

Berty mengimbau kepada masyarakat Sumsel baik penumpang dan pemilik kendaraan untuk dapat memperhatikan keselamatannya.

Jangan melebihi batas maksimum penggunaan karena dapat menyebabkan kecelakaan.

Penulis: Haris Widodo
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved