Lapor Mang Sripo

Perketat Aturan Kendaraan Tonase Besar

Kami sangat berharap tidak ada lagi kendaraan bertonase besar yang mengalami kecelakaan seperti beberapa hari yang lalu, dimana ada kendaraan kontaine

Perketat Aturan Kendaraan Tonase Besar
Sriwijaya Post edisi cetak
Perketat Aturan Kendaraan Tonase Besar. 

SRIPOKU.COM- Untuk Dishub Palembang, kami sangat berharap tidak ada lagi kendaraan bertonase besar yang mengalami kecelakaan seperti beberapa hari yang lalu, dimana ada kendaraan kontainer kecelekaan tunggal di depan Griya Agung.

Ini tentu terjadi karena kendaraan yang katanya dilarang melintas di siang hari, namun entah mengapa kok bisa terlihat melintas di waktu yang sudah dilarang. Kalau bisa, kalau memang dilarang, tolong petugas dilapangan jangan diizinkan para sopir ini melintas.

Kecelakaan di depan Griya Agung Palembang, Sabtu (25/5/2019).
Kecelakaan di depan Griya Agung Palembang, Sabtu (25/5/2019). (dok.Tama/palembang drone)

Andai kata sopir kendaraan itu melintas di malam hari, tentu tidak akan terjadi kemacetan panjang. Jadi, mohon diperhatikan.
0852688389xx

Gubernur Sumsel H Herman Deru akan Segera Keluarkan Pergub Soal Truk Kontainer Berusia Tua Renta

Waspadai Lelah Mengemudi di Jalan Tol, Kecelakaan Mengintai Anda

Jawaban
Aturan larangan kendaraan angkutan melintas di dalam kota akan diperkuat oleh keputusan dari Gubernur Sumsel. Perwali sudah kita buat mengenai larangan mobil angkutan barang melintas, akan diperkuat oleh Pergub. Selama menerapkan aturan larangan angkutan barang, kemacetan di dalam kota bisa diatasi. Sebab tak ada kendaraan besar yang melintas di dalam kota lagi. Jika aturan ini diperkuat oleh gubernur maka perwali yang dikeluarkan akan lebih kuat lagi.

Angkutan barang yang dilarang melintas memiliki tonase berat 8 ton ke atas. Mulai dari pukul 06.00 hingga 21.00. Jika kendaraan angkutan barang dari luar kota (Lampung) menuju Palembang (Boom Baru) harus melewati Jalan Mayjen Yusuf Singadekane - Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara - Soekarno Hatta - Simpang Bandara - Kebon Sayur - Jalan Mangkunegara - Residen Abdul Rozak - menuju Boom Baru. Sedangkan kendaraan dari Jambi menuju Boom Baru harus melintasi Gubernur H Muhammad Ali Amin - Soekarno Hatta - Letjen Harun Sohar - Jalan Kebon Sayur - Residen H Najamuddin - MP Mangkunegara - Residen Abdul Rozak - RE Martadinata - Yos Sudarso - Letkol Nuramin - Pelabuhan Boom Baru.

Kendaraan dari Pelabuhan Tanjung Api Api menuju Pelabuhaan Boom Baru harus melintasi Jalan Letjen Harun Sohar - Jalan Kebon Sayur - Residen H Najamuddin - MP Mangkunegara - Residen Abdul Rozak - RE Martadinata - Yos Sudarso - Letkol Nuramin - Pelabuhan Boom Baru. Sedangkan kendaraan dari SP Padang Kab OKI harus melewati lingkar seletan Sungai Pinang - Yusuf Singadekane - Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara - Soekarno Hatta - Simpang Bandara - Kebon Sayur - Jalan Mangkunegara - Residen Abdul Rozak - menuju Boom Baru.

Untuk kendaraan dari Boom Baru menuju luar Palembang baru diperbolehkan mulai pukul 09.00 hingga 15.00. Selain itu, pengaturan batas kecepatan di rute jaringan lintas mobil barang paling tinggi 40 km/jam. Dan bagi mobil barang yang diperbolehkan untuk tidak mengikuti pengaturan waktu operasional jaringan lintas diberikan izin dispensasi yang dikeluarkan oleh walikota Palembang. (axl)

Kurniawan
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang

Keterangan:
Jika Anda ingin menyampaikan keluhan, kritik dan saran tentang pelayanan publik, silahkan mengirimkan ke: SMS: 0811710188, Fax: 0711-447071, E-mail: sriwijayapost@yahoo.com, Facebook: Sriwijaya Post

===

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved