SFC Update

Jelang Kick Off Liga 2 2019, Kas Hartadi Belum Mengantongi Kekuatan Lawannya Perserang Serang

Sriwijaya FC akan menjamu lawan perdananya di Liga 2 2019 yakni Perserang Serang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ).

Jelang Kick Off Liga 2 2019, Kas Hartadi Belum Mengantongi Kekuatan Lawannya Perserang Serang
TRIBUN SUMSEL.COM/WENY WAHYUNY
Soal Kekuatan Perserang Serang, Kas Hartadi Masih Meraba-raba. Akui Tahu Tipikal Gaya Permainan Jaya Hartono 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sriwijaya FC akan menjamu lawan perdananya di Liga 2 2019 yakni Perserang Serang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang 24 Juni mendatang. 

Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Kas Hartadi masih meraba-raba kekuatan sang lawan. Ia mengaku belum mengetahui kekuatan lawan bahkan materi pemain yang ada di dalamnya. 

“Saya juga cari-cari info (tentang Perserang) karena Perserang juga belum pernah ujicoba dengan tim lain. Dia hanya ujicoba dengan tim lokal. Jadi kita tidak tahu materinya seperti apa Perserang,” kata Kas, Rabu (29/5/2019).

Belum tahu kekuatan tim, bukan berarti Kas tak mengenali sosok pengasuh Perserang Serang. Kas mengaku pernah bertemu dengan Jaya Hartono dalam beberapa kesempatan di kompetisi.

“Dengan Jaya Hartono sudah pernah ketemu beberapa kali dan paling tidak tahu tipikal gaya permainannya,” ungkapnya.

Laskar Wong Kito akan berhadapan dengan 11 klub wilayah barat di musim ini. Dari 11 klub tersebut, tak satupun klub yang ia anggap lemah. Semua lawan dianggap berat bagi tim yang terdegradasi dari Liga 1 musim lalu.

Pegawai Mudik Lebaran, RM Jam Gadang di Perum TOP Amin Mulya Palembang Dibobol Maling

Kecelakaan Maut di PALI Melibatkan 3 Kendaraan, Dua Pengendara Motor Tewas di Tempat

Suhartini Bermimpi Didatangi Almarhumah Vera, Duduk Disampingnya Sambil Tersenyum

“Semuanya saya anggap berat, nggak ada saya anggap lemah, saya tetap anggap semua tim dianggap berat di grup barat,” ujar Kas.

Saat menukangi Kalteng Putra musim lalu, Kas menyebutkan pernah bertemu dengan salah satu klub yakni PSMS Medan saat berada di 8 besar. Kala itu tim yang kini naik level ke Liga 1 itu menang dengan skor 2-0.

“Memang waktu itu materi PSMS bagus-bagus. Kalau yang sekarang, saya belum tahu materi pemain PSMS Medan,” beber Kas.

Begitu dengan kontestan lainnya, Kas mengaku sama sekali tak tahu materi para lawan. Menurutnya yang pasti ada perubahan semua di tim. 

“Tidak ada yang timnya 80-90 persen yang bertahan di tim itu, pasti semua berubah. Jadi sampai sekarang saya belum tahu kekuatan tim lawan kita di grup barat. Yang pasti kita hanya menyiapkan tim kita sendiri,” terang Kas. 

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved