Fokus di Senayan, Alex Noerdin Resmi Mundur dari Ketum KONI Sumsel

Alex Noerdin resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum KONI Sumsel. Ia telah melayangkan surat ke KONI Pusat, Senin (27/5/2019) lalu.

Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Budi Darmawan
SRIPOKU.COM/RESHA
Suasana rapat persiapan Musyawarah Provinsi Olahraga Luar Biasa (Musprovlub, red) di lantai 3 Gedung KONI Sumsel, Rabu (29/5/2019). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Mantan Gubernur Sumsel periode 2008 - 2018, Alex Noerdin resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum KONI Sumsel. Ia telah melayangkan surat ke KONI Pusat, Senin (27/5/2019) lalu.

Alex memiliki alasan mengapa ia mundur lebih cepat dari periode semestinya. Karena sebagaimana diketahui, ia merupakan Ketua Umum KONI Sumsel periode 2016 - 2020.

Pertama, ia telah mencalonkan diri sebahai calon legislatif DPR RI periode 2019 - 2024. Dan berdasarkan hasil penetapan KPU, ia mencapai hasil yang disyaratkan untuk menduduki jabatan sebagai anggota DPR RI.

Sehingga, Alex yang juga mantan Bupati Musi Banyuasin (Muba, red) memilih untuk fokus menjadi wakil rakyat. Dan, ia ingin memberikan kesempatan kepada tokoh-tokoh pemuda dan keolahragaan lain untuk berprestasi serta menabdikan diri pada dunia olahraga di Sumsel.

“Karena persyaratan dari organisasi kita, karena belum waktunya maka dilaksakan musyawarah olahraga provinsi luar biasa (Musorprovlub). Setelah kita berkonsultasi dengan pak Alex beliau siap dilaksakan pada awal Juli nanti. Antara tanggal 4-7 Juli nanti,” ujar Pelaksana Harian Ketua KONI Sumsel, H Dhennie Zainal usai rapat panitia pelaksana Musorprovlub di Aula KONI Sumsel, Rabu (29/5/2019) sore).

Dalam rapat tersebut, hadir pula Sekretaris Umum KONI Sumsel, Ade Karyana, Wakil Ketua III KONI Sumsel, IGB Surya Negara, pengurus KONI Sumsel dan staf KONI Sumsel.

Dhennie mengatakan, sudah lama H Alex Noerdin ingin meletakan jabatan. Ia mengatakan Alex beberapa kali bertanya kapan akan dilaksanakan Musprovlub tersebut.

“Terakhir pada pembukaan Musprov Perbakin minggu lalu juga disampaikan bahwa dalam waktu dekat KONI akan melaksanakan Musprovlub,” katanya.

Untuk itu pria yang pernah menjadi anggota DPRD Sumsel ini meminta pada masing masing bidang setelah lebaran harus mempersiapkan laporan kegiatan mulai 2016-2018. Pelaksanaan ini sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) KONI Sumsel.

"Kita juga akan audensi dengan Gubernur H Herman Deru,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi KONI Sumsel H Asdit Abdullah menambahkan, dasar diselenggarakan Musprovlub berdasarkan AD/ART. Musprovlub dapat dilaksanakan apabila ketua umum berhalangan tetap.

"Dan nantinya sebelum kita melaksanakan akan dilaksanakan penyaringan dan penjaringan selama 21 hari,” ujar mantan ketua PWI Sumsel ini.

Menurut Asdit, yang paling penting, adalah yang akan mengikuti musyawarah. Ada 17 KONI Kabupaten/Kota, kemudian 53 cabang olahraga dan badan fungsional, serta tambahan satu suara dari fungsioner KONI Sumsel dan satu suara dari KONI Pusat.

“Kalau sampai Juni nanti belum melaksanakan musyawarah tidak dapat mengikuti rapat tersebut. Kabupaten satu belum dilantik yaitu Pagaralam. Peraturan organisasi sejak 2017 harus dilantik. Kemudian anggota cabor Forki sudah musyawarah tapi belum dapat SK,” terang dia.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Musorprovlub Sofwan Hariyadi mengatakan yang akan mencalonkan diri syaratnya mendapatkan dukungan minimal 30 persen.

“Lebih kurang 21 suara yang memenuhi syarat calon ketua umum KONI. Dengan rincian lima suara dari KONI dan sisanya dari cabor. Jadi calon ketua KONI maksimal bisa tiga. Nanti akan dibahas dalam rapat teknis,” jelasnya. (mg5)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved