Berita PALI

Hari Kejepit tak Disoal, Jumat Pegawai Kabupaten PALI Tetap Wajib Beri Pelayanan Pada Masyarakat

Hari Kejepit (Harpit) tak Disoal, Jumat Pegawai Kabupaten PALI Tetap Wajib Beri Pelayanan Pada Masyarakat

Hari Kejepit tak Disoal, Jumat Pegawai Kabupaten PALI Tetap Wajib Beri Pelayanan Pada Masyarakat
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Sekretaris Daerah Kabupaten PALI, Syahron Nazil, Senin (6/5/2019). 

Hari Kejepit (Harpit) tak Disoal, Jumat Pegawai Kabupaten PALI Tetap Wajib Beri Pelayanan Pada Masyarakat

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI - Adanya informasi libur dan cuti bersama dimulai pada Jumat (31/5/2019) besok, langsung ditepis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI (Panukal Abab Lematang Ilir) Syahron Nazil, Selasa (28/5/2019).

Menurut Sekda, meski Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah sudah tidak lama lagi, namun seluruh pegawai tetap harus masuk bekerja sebagai mana mestinya.

Ia memastikan pada Hari Jumat (31/5/2019) ini pegawai masih tetap kerja, meski hari kejepit (Harpit), tetapi pegawai wajib masuk dan tetap melakukan pelayanan.

"Pengawasan tetap kita lakukan agar seluruh pegawai disiplin, karena hari Jumat itu masih waktunya bekerja," ungkap Sekda Syahron Nazil.

Syahron Nazil menjelaskan bahwa untuk cuti bersama Lebaran hanya beberapa hari karena cuti bersama adalah tanggal 3-4 dan 7 Juni.

Sementara untuk tanggal 5-6 libur Hari Raya Idul Fitri sedangkan tanggal lainnya merupakan hari libur.

"Jadi kalau cuti bersama hanya tiga hari, sisanya hari libur. Untuk itu pegawai di PALI harus bisa memanfaatkan waktu tersebut sebaik-baiknya. Karena pada Senin tanggal 10 Juni sudah harus masuk kerja lagi," jelas Sekda.

Meski demikian, lanjut Syahron, pihaknya saat ini belum mengeluarkan rencana untuk melakukan Sidak (inspeksi mendadak) pada hari Jumat nanti, tetapi tidak menutup kemungkinan Sidak bakal dilakukan.

Dari itu, dirinya berharap kesadaran pegawai sebagai pelayan masyarakat untuk menghormati waktu.

Menurut dia, silahkan berlibur dan memanfaatkan waktu cuti kalau sudah waktunya tiba, tetapi jangan lupa kewajiban untuk bekerja saat jam kerja agar penilaian masyarakat terhadap pegawai positif.

"Bagi pegawai bandel, tentu ada sanksi yang telah disepakati, dimana bagi TKS sesuai SPK, dan ASN sudah ada ketentuan yang mengaturnya," jelasnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved