Berita Lahat

Dari 24 Kecamatan di Lahat, Baru Dua Kecamatan yang Sudah Menyelesaikan Batas Desanya

Kendati sudah terbentuk sejak lama ternyata dari 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Lahat, baru dua kecamatan yang menuntaskan batas desa.

Dari 24 Kecamatan di Lahat, Baru Dua Kecamatan yang Sudah Menyelesaikan Batas Desanya
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Pertemuan membahas batas wilayah di Oproom Pemkab Lahat. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Kendati sudah terbentuk sejak lama ternyata dari 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Lahat, baru dua kecamatan yang menuntaskan batas desa.

Padahal batas desa sangat penting terutama dalam kondisi saat ini. Dua kecamatan tersebut ialah Kecamatan Mulak Sebingkai dan Kecamatan Lahat Selatan.

Padahal dua kecamatan ini merupakan kecamatan baru atau pemekaran.

"Baru dua kecamatan. Administrasi batas desa di kecamatan tersebur selesai karena sebelumnya sebagai syarat pemekaran dua kecamatan tersebut," ungkap Asisten 1 Setda Lahat Ramsi, saat pembahasan masalah batas, di Oproom Pemkab Lahat, Senin (27/5).

Diungkapkannya bahwa pada dasaranya desa- desa di Lahat memiliki batas desa namun memang belum definitif.

Studio Foto Adiwarna Baturaja OKU Gelar Buka Bersama Lingkungan Sekitar

Gaet Investor Dalam dan Luar Negeri, Ini Salah Satu Upaya yang Dilakukan Pemkab Musi Banyuasin

Bapak di Musirawas Ini Setubuhi Dua Putri Kandungnya Berulang Kali, Dengan Modus Melakukan Ritual

Sedangkan saat ini tidak jelasnya batas desa memicu beragam konflik lantaran ada beberapa kepentingan seperti masalah pembukaan tambang, perkebunan, plasma, ganti rugi lahan, pemekaran desa, pembangunan jalan tol, maupun pemanfaatan tanah untuk cetak sawah.

“Kalau batas desa tidak jelas, maka akan timbul konflik dan penyelesaian menjadi rumit,” ujar Ramsi.

Namun begitu walaupun rumit, bila semua pihak yang berselisih datang dengan niat jujur dan mau menyelesaikan perselisihan, maka batas desa bisa diselesaikan. Pihaknya juga berupaya kedepan agar adminitrasi desa bisa lebih tertib.

"Akan kita sosialisasikan dan kita lakukan pembinaan agar Desa memiliki batas desa yang definitive juga memiliki peta desa," ungkapnya.

Adanya batas desa maka adiminitrasi pemerintahan menjadi tertib. Lalu memberikan kejelasan dan kepastian hukum, terhadap batas wilayah suatu desa yang memenuhi aspek tekhnik yuridis. 

===

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved