Berita PALI

Polsek Talang Ubi PALI dan Instansi Terkait Bangun Poskotis dan Sebar Personel di Titik Rawan

Polsek Talang Ubi PALI dan Instansi Terkait Bangun Poskotis dan Sebar Personel di Titik Rawan

Polsek Talang Ubi PALI dan Instansi Terkait Bangun Poskotis dan Sebar Personel di Titik Rawan
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Pos pengamanan lebaran dibangun Polsek Talang Ubi di Simpang 5 Pendopo Kabupaten PALI dengan memberikan fasilitas menarik bagi pengendara, Senin (27/5/2019). 

Polsek Talang Ubi PALI dan Instansi Terkait Bangun Poskotis dan Sebar Personel di Titik Rawan

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI - Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, Polsek Talang Ubi bekerjasama dengan TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendirikan Pos Takstik atau Poskotis tepatnya di Simpang 5 Pendopo Kabupaten PALI (Panukal Abab Lematang Ilir), Senin (27/5/2019).

Hal ini dilakukan guna memudahkan para pemudik untuk beristirahat sejenak menghilangkan penat dalam perjalanannya menuju kampung halaman agar bisa merayakan lebaran bersama sanak keluarga.

‎Poskotis ini juga menyediakan beberapa fasilitas menarik bagi para pemudik untuk beristirahat di tengah perjalanan, seperti cek kesehatan secara gratis, rest area serta panduan pemberitahuan Petunjuk arah arah.

"Kita mengantisipasi apa kemungkinan yang terjadi pada Idul Fitri 1440 H nanti. Dari itu, pihak Polri, TNI, Dishub serta pihak terkait lainnya mendirikan Poskotis ini untuk mempermudah serta memfasilitasi para pemudik," ungkap Kompol Okto Iwan Setiawan Kapolsek Talang Ubi, Senin.

Menurut dia, bagi para pemudik yang melalui jalur dari Kabupaten PALI menuju baik ke Muba serta Lubuk Linggau bisa terlebih dahulu singgah di Poskotis yang telah disediakan.

Selain bisa beristirahat dan cek kesehatan, sekaligus para pemudik yang menggunakan motor serta mobil bisa mencari info mengenai jalur yang akan dilalui, lantaran banyak persimpangan.

"Kita juga bersama instansi gabungan lainnya bakal melakukan patroli rutin di kawasan yang dianggap titik-titik rawan, baik kecelakaan dan tindak kriminal," jelasnya.

‎Ia mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalan mudik ke kampung halaman, harus pintar pantau cuaca hingga kondisi jalan, berkendaralah batas kecepatan 80km/jam.

"Jika kondisi jalan tidak memungkinkan, tidak salahnya berhenti sejenak di tengah kampung untuk bertanya. Bila perlu kembali lagi Poskotis," katanya.

Sementara itu, Plt Kadishub PALI, Slamet Suhartopo menambahkan, dalam menyambut arus mudik pihak Dishub akan memasang plang pemberitahuan petunjuk arah tiap persimpangan jalan.

‎Hal ini lantaran pemudik yang menggunakan jalur dari Cecar (PALI - Musirawas - Lubuk Linggau) yang berjarak 154 KM, (Jirak PALI - Sekayu) 70 KM , Payu Putat (PALI - Prabumulih) 40KM, Simpang Belimbing (PALI - Muaraenim) ‎70 KM banyak persimpangan, sehingga ditakutkan pengendara akan tersasar.

"Bagi pengendara ini harus pintar juga pantau cuaca, karena kalau jalannya diguyur hujan, besar kemungkinan akses tersebut tidak bisa dilalui. Bahkan mobil doble juga akan sulit melintas. Selain itu pengendara motor juga harus menyiapkan masker," ungkap dia.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved