Berita Lahat

Petani di Lahat Berharap Ada Peningkatan Harga karet Jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah

"Ya kami mohon nian harga karet bisa naik lagi. Kami cuman bergantung dari berjual karet, THR kami gak ada apalagi kalau gaji, "harapnya.

Petani di Lahat Berharap Ada Peningkatan Harga karet Jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Petani karet Desa Ulak Lebar, Lahat saat menjual getah karet ke salah satu tauke karet di Lahat. Jelang lebaran Fitri 1440 H harga karet di tingkat petani Kabupaten Lahat turun Menjadi Rp 7.300-7.500 per kilogram. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT- Petani karet di Kabupaten Lahat, berharap banyak jelang lebaran Hari Raya Idul Fitri 2019, harga getah karet kembali merangkak naik setelah sebelumnya terjadi penurunan.

Terlebih, kebutuhan akan meningkat baik selama ramadan maupun hari Lebaran.

Secercah harapan tersebut seperti disampaikan Gilang (45) petani Karet di Desa Ulak Lebar, Lahat.

Menurutnya, petani karet cukup khawatir dengan harga karet saat ini yang hanya berkisar Rp7.300. hingga Rp7.500.

Menurutnya harga tersebut sangat rendah terlebih sebelumnya diatas angka tersebut. Belum lagi, ujarnya jelang lebaran kebutuhan rumah tangga meningkat.

"Tahu dewek nak lebaran. Kebutuhan meningkat baik untuk pakaian maupun kebutuhan makanan. Anak nak dibelike baju. Trus nak siapke kue lebaran. Belum lagi biaya rutin,"tutur Gilang, saat melakukan penjualah getah karet miliknya, Minggu (26/5).

BREAKINGNEWS : Tiga Rumah Di Muara Enim Hangus Dilalap Si Jago Merah

Kendaraan Parkir Sembarangan dan Bikin Macet , Jalur Lintas PALI - Sekayu Sedikit Terlambat

Wakil Bupati OKUS Ikut Mengamen Bersama Pemuda, Galang Dana UntuK Kaum Dhuafa

Dirinya berharap pemerintah bisa memahami kondisi petani karet. Apalagi, para petani hanya mengandalkan hasil getah karet tersebut.

"Ya kami mohon nian harga karet bisa naik lagi. Kami cuman bergantung dari berjual karet, THR kami gak ada apalagi kalau gaji, "harapnya.

Deni (54) petani asal Desa Paduraksa, Kecamatan Kikim Timur, Lahat cukup kecewa dengan harga karet saat ini.

Menurutnya harga karet sendiri baru naik sekitar satu bulan yang lalu ke angka Rp 8 ribu Perkilo namun kini sudah turun lagi.

Padahal, ujarnya Ia dan petani karet lainga baru saja senang dengan naik harga karet. "Sebulan lalu itu harga karet baru saja naik. Nah ini turun lagi, "ujarnya. Cr22

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved