Berita Palembang

FKUB Imbau Warga Palembang Jangan Terprovokasi, Kutuk Keras Kerusuhan 22 Mei di Jakarta

FKUB Palembang mengutuk keras atas kejadian kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta yang dianggap sebagai pemecah belah bangsa.

FKUB Imbau Warga Palembang Jangan Terprovokasi, Kutuk Keras Kerusuhan 22 Mei di Jakarta
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Drs H Imron Rosyidi, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Palembang. 

Laporan wartawan SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Palembang dan toko masyarakat kota Palembang, mengucapkan selamat kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf atas terpilihnya menjadi presiden dan wakil presiden RI 2019-2024.

FKUB Palembang mengutuk keras atas kejadian kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta yang dianggap sebagai pemecah belah bangsa.

" Kita mengucapkan selamat kepada pasangan bapak Jokowi dan KH. Ma'ruf Amin yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden RI dari hasil rekapitulasi KPU di Pilpres 2019. Semoga dapat melaksanakan amanah dari rakyat dan menjadikan rakyat Indonesia aman, tentram dan sejahtera," Ungkap Ketua FKUB Kota Palembang, Drs H Imron Rosyidi, Minggu (26/5). 

Dirinya Menyampaikan, bahwa proses pemilihan umum melalui pleno KPU telah sama-sama didengarkan dan diketahui menetapkan paslon no urut 01.

Tentu dari keputusan ini pasti ada pro dan kontra sehingga telah menyebabkan atau menimbulkan kerusuhan serta penyebabkan adanya korban meningal dunia, korban luka-luka dan harus di rawat di rumah sakit.

Dodi Instruksikan PT MEP tidak Cari Untung dari Pengadaan Listrik Diesel di Kecamatan Lalan

Kisah Aksi Nekat Sella Kejar Mobil Komplotan Pencuri Demi Selamatkan Anaknya yang Terbawa Pelaku

Mendekati Idul Fitri 1440 Hijriah, Warga Kota Palembang Padati Mal Berburu Keperluan Lebaran Diskon

"Tentunya hal ini kami sangat menyayangkan dan menyesalkan atas jatuhnya korban saat itu. Kami yakin dibalik apa yang terjadi pada waktu itu ada semacam provokasi yang dilakukan oleh pihak ketiga," katanya.

Maka dirinya selaku ketua FKUB kota Palembang mengharapkan kepada pihak kepolisian dibantu oleh TNI, untuk mengungkap adanya indikasi provokator dari pihak ketiga tersebut.

"Disatu sisi memang kita sangat berduka, bersedih atas kejadian yang terjadi di bulan ramadan ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada kepolisian republik indonesia yang telah melaksanakan tugasnya dibantu oleh TNI,' katanya.

Hingga kini, Lanjutnya, Alhamdulilah situasi sudah kondusif, karena pihak yang keberatan atas hasil pengumuman KPU tersebut telah melalui lajur hukum, menyerahkannya kepada mahkamah konsitusi (MK).

Diri menghimbau kepada warga kota Palembang mari warga Palembang menunggu hasil proses persidangan tersebut. jangan mudah terprovokasi untuk melakukan tindak-tindakan yang justru merugikan.

"Karena dalam situasi seperti ini, bisa saja ada pihak-pihak ketiga yang akan membuat kita tidak rukun, tidak aman, tidak damai. Jika ini terjadi bukan saja aktivitasi kita sehari-hari terhalang dan terganggu. Tetapi beribadah pun kita tidak ada ketenangan. Oleh itu jangan terprovokasi," tutupnya. (diw).

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved