Berita Palembang

Pasca Pemilu Serentak, ICMI Sumsel Ajak Perkokoh Ukhuwah Beragama dan Hindari Hoaks

Pasca Pemilu Serentak, ICMI Sumsel Ajak Perkokoh Ukhuwah Beragama dan Hindari Hoaks

Pasca Pemilu Serentak, ICMI Sumsel Ajak Perkokoh Ukhuwah Beragama dan Hindari Hoaks
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua ICMI Sumsel, Prof Dr Anis Saggaff MSCE (berpeci putih) bersama Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan SIP MHum. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sumsel, Prof Dr Anis Saggaff MSCE mengajak seluruh pengurus ICMI Sumsel turut andil menjaga kondusivitas di Sumsel pasca Pemilu serentak di tanah air.

"Harapan kita pasca kita melakukan Pilpres, Pileg mudah-mudahan negara kita semakin maju. ICMI menghimbau kepada kita semua, anak-anak bangsa tatap masa depan. Yang penting semua berperan untuk membangun bangsa ini," seru Prof Dr Anis Saggaff MSCE pada gelaran Berbuka Puasa dan Sholat Tarawih Berjamaah Bersama Majelis Pengurus ICMI Orwil Sumsel, di Masjid Al Ghazali, Sabtu (25/5/2019).

Hasil Liga 1 2019 - PSS Sleman vs Semen Padang, Babak Pertama Tim Tamu Unggul 0-1

Hasil Piala Sudirman - Indonesia Gagal ke Final Setelah Greysia/Apriyani Kalah, Jepang Menang 3-1

Pusat Informasi Jangan Tumpang Tindih

Gelaran Berbuka Puasa dan Sholat Tarawih Berjamaah Bersama Majelis Pengurus ICMI Orwil Sumsel mengangkat tema “Memperkokoh Ukhuwah Dalam Keberagaman Menuju Masyarakat Madani yang diridhoi Allah SWT”.

Prof Dr Anis Saggaff MSCE yang juga menjabat Rektor Universitas Sriwijaya menyampaikan kepada seluruh pengurus ICMI Sumsel turut andil menjaga kondusivitas di Sumsel.

“Kita menjaga bangsa itu tidak hanya dengan mulut. Menjaga itu dengan kita bersama-sama, berkarya, kita misalnya meributi masalah tenaga kerja."

"Kita sendiri tidak bekerja, jadi kita sendiri harus bekerja. Bekerja itu bukan berarti nunggu jadi PNS, kerja juga kita membuat usaha sendiri."

"Mulai kalau tidak sempat dari tengah, dari bawah kalau bisa langsung dari tengah keatas, itu bagus. Yang sudah punya usaha, ajak anak-anak bangsa kita supaya kita saling gotong-royong, saling bantu," ujar Anis.

Menurutnya, menjaga keamanan dan kedamaian di Indonesia merupakan tugas bersama.

“Hindari berita hoaks yang dapat memecah belah persatuan, sekarang tidak ada lagi 01 dan 02, yang ada hanya 03 persatuan Indonesia."

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved