Saat Akan Ditangkap Polisi, Hendri Sempat Cabut Pistol Dari Balik Pinggang Kirinya

Buronan dalam kasus pengeroyokan, Hendri (35) sempat mengeluarkan senjata api rakitan (Sepira) jenis pistol dari balik pinggang kirinya. Belum sempat

Saat Akan Ditangkap Polisi, Hendri Sempat Cabut Pistol Dari Balik Pinggang Kirinya
http://ragamlampung.com/
Ilustrasi Cabut Pistol. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Buronan dalam kasus pengeroyokan, Hendri (35) sempat mengeluarkan senjata api rakitan (Sepira) jenis pistol dari balik pinggang kirinya. Belum sempat mengarahkan pistolnya, lelaki yang tinggal di Dusun 4 Desa Sungai Baung, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) itu tangannya dengan cepat dipegang oleh personil Unit Reskrim Polsek Rawas Ulu yang hendak menangkapnya. Alhasil, benda berupa senpira berisi empat butir amunisi aktif itu dapat diamankan oleh kepolisian.

Demi Tikam Adi Pakai Pisau Dapat Ditangkis Korban, Kemudian Pelaku Cabut Pistol Rakitan

Pencuri Sapi di Lubuklinggau Tabrakkan Mobilnya ke Mobil Anggota Lalu Cabut Pistol

Proses penangkapan Hendri yang sedang berada di rumahnya itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Rawas Ulu, Iptu Ujang AR, Rabu (22/5) sekitar pukul 15.00.

Kapolres Musirawas, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Rawas Ulu, Iptu Ujang AR menjelaskan, tersangka Hendri ditangkap atas kasus pengeroyokan yang dilakukannya pada 5 Desember 2018. Korbannya adalah Ahmad (41), yang merupakan warga satu kampung dengannya. "Saat kejadian itu tersangka mendatangi korban yang sedang berada dirumahnya dan langsung membacok korban. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pada bagian kepala, tangan kiri dan luka bagian pinggang," kata Iptu Ujang AR, Kamis (23/5).

Dilanjutkan, atas kejadian tersebut korban kemudian melapor ke Polsek Rawas Ulu. Berdasarkan laporan tersebut, anggota kemudian melakukan penyelidikan keberadaan tersangka. Dan pada Rabu (22/5) sekitar pukul 15.00, pihaknya mendapat informasi keberadaan tersangka. "Selanjutnya kami bersama beberapa anggota langsung menuju rumah pelaku di Desa Sungai Baung untuk melakukan penangkapan," kata Iptu Ujang AR.

Dikatakan, saat dilakukan penangkapan, tersangka sempat melawan dan menolak untuk ditangkap. Disaat itu, tersangka terlihat mengeluarkan sesuatu dari pinggang sebelah kirinya. Melihat itu, anggota dengan sigap langsung memegang tangan tersangka, dan benda yang dipegang oleh tersangka langsung dibuang keatas lantai rumah tersangka. "Selanjutnya benda yang dibuang tersebut langsung diamankan dan ternyata barang tersebut berupa satu pucuk senjata api rakitan (senpira) yang berisi empat butir amunisi. Selanjutnya tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Polsek untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya. (zie)

===

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved