Berita OKU Timur

Puluhan Tahun Pakai Kayu, Kini Jembatan Penghubung Antar Desa di OKU Timur Ini akan Jadi Permanen

Jembatan penghubung antar dusun di Desa Sukamulya Kecamatan Semendawai Suku III dibangun dengan menggunakan dana desa.

Puluhan Tahun Pakai Kayu, Kini Jembatan Penghubung Antar Desa di OKU Timur Ini akan Jadi Permanen
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Pemerintah desa Sukamulya Kacamatan Semendawai Suku III melakukan kegiatan pembangunan jembatan penghubung antar dusun dengan menggunakan dana desa. 

Laporan wartawan sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Jembatan penghubung antar dusun di Desa Sukamulya Kecamatan Semendawai Suku III dibangun dengan menggunakan dana desa.

Jembatan dengan panjang 9.5 meter dan lebar 2.5 meter tersebut dikerjakan langsung oleh masyarakat desa Sukamulya.

Peletakan batu pertama pembangunan jembatan tersebut dilakukan langsung oleh PJS Kades Sukamulya Ilyas dan disaksikan oleh pendamping desa, kasi PMD dan tokoh masyarakat.

Dengan adanya pembangunan jembatan penghubung tersebut masyarakat sangat bersyukur kendati hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

Menurut Pjs Kepala Desa Sukamulya Ilyas didampingi Kasi PMD Herliyanto pembangunan jembatan dengan menggunakan DD tersebut merupakan urat nadi masyarakat dalam membawa dan mengeluarkan hasil bumi mulai dari perkebunan, sawah hingga sayuran.

"Semoga dengan adanya jembatan baru ini, akan meningkatkan ekonomi masyarakat," katanya.

Jalan Masuk Menuju KPT Tanjung Senai Ogan Ilir Rusak dan Berlubang

Pos Polisi Jadi Target Massa, Kapolda Sumsel Lakukan Pendekatan Persuasif Kepada Tokoh Agama

Bagi Yang Memiliki Motor Matik Perlu Tahu, Ini Waktu Yang Ideal Ganti Oli Gardan

Apalagi kata dia, sebelumnya jembatan tersebut sering rusak dan selalu dilakukan perbaikan oleh warga secara swadaya.

Awalnya, jembatan tersebut hanya menggunakan bambu dan kayu dan tidak mampu bertahan lama.

Namun dengan konstruksi jembatan yang baik diharapkan jembatan yang dibangun menggunakan dana desa tersebut dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dari sisi ekonomi.

“Puluhan tahun warga mengharapkan jembatan permanen, yang bisa dilalui kendaraan dengan tidak was-was," tuturnya.

Menurut dia, dengan adanya bantuan DD tersebut, tentu saja bisa membantu desa dalam mewujudkan impian warga untuk memiliki jembatan permanen.

"Alhamdulillah, kini jembatan permanen penghubung desa sudah dilakukan pengerjaannya, warga sebentar lagi sudah bisa menikmati untuk dilalui menggunakan kendaraan," ujarnya. (hen)

Penulis: Evan Hendra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved