Berita Nasional

Mobil Ambulan Berlogo Partai Gerindra Berisi Batu tidak Ada Alat Medis, Begini Pengakuan Sopirnya

Sopir ini mengaku bernama Yayan diperintahkan membawa mobil ambulan tersebut dari Tasikmalaya Jawa Barat menuju Jakarta.

Mobil Ambulan Berlogo Partai Gerindra Berisi Batu tidak Ada Alat Medis, Begini Pengakuan Sopirnya
Kompas.com/Rindi Nuris Velarosdela
Mobil ambulans berlogo Partai Gerindra terparkir di halaman depan gedung unit reserse mobil (Resmob) Polda Metro Jaya. (KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA) 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Penyidik Kepolisian Metro Jaya merekam pengakuan sopir mobil ambulan berisi batu dan berlogo Partai Gerindra yang diamankan polisi pada saat unjukrasa di Bawaslu RI 22 Mei 2019.

Sopir ini mengaku bernama Yayan diperintahkan membawa mobil ambulan tersebut dari Tasikmalaya Jawa Barat menuju Jakarta.

Dalam rekaman video yang didokumentasikan penyidik Polda Metro jaya tersebut terlihat Yayan mengutarakan pengakuannya.

"Saya Yayan, sopir dari Gerindra, diperintahkan untuk ke kantor Pusat di Tjokroaminoto. Dari situ saya langsung ke Bawaslu. Di situ setelah diperiksa oleh bapak polisi ditemukan batu dan tidak ada alat medis di kendaraan saya," ujar Yayan dalam video itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono telah mengatakan, mobil ambulans berlogo Partai Gerindra itu merupakan milik PT Arsari Pratama.

"Mobil ini atas nama PT Arsari Pratama yang beralamat di Jakarta Pusat," kata Argo Yuwono kepada awak media di Polda Metro Jaya, Kamis kemarin.

Mobil tersebut dikirimkan ke Jakarta atas perintah ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Tasikmalaya.

SIT Al Furqon Palembang Bagikan 400 Paket Sembako ke Panti Asuhan dan Korban Kebakaran

Lahan Kecil Bukan Persoalan untuk Menjalankan Agribisnis, Ini solusinya

Lanud SMH Palembang Peringati Nuzul Quran dan Buka Bersama Anak Yatim

Argo tidak menyebutkan siapa nama ketua DPC Partai Gerindra Kota Tasikmayala itu.

Tujuan pengiriman ambulans itu disebutkan untuk memberikan pertolongan jika ada korban dalam kerusuhan 22 Mei.

Saat diamankan polisi di depan gedung Bawaslu RI pada 22 Mei, polisi tidak menemukan perlengkapan medis dalam mobil ambulans tersebut.

"Di mobil tersebut tidak ada perlengkapan medis atau obat-obatan perlengkapan minimal P3K," kata Argo.  Polisi hanya menemukan batu dalam mobil.

Saat ini, polisi masih menyelidiki asal batu tersebut lantaran sopir dan penumpang ambulans menyatakan tidak tahu dari mana batu-batu itu.

"Ditemukan adanya batu (dalam mobil tersebut). Belum ada keterangan dari sopir dan penumpang mobil ambulans membawa batu itu disuruh siapa," ujar Argo.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengakuan Sopir Mobil Ambulans Berlogo Partai Gerindra", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/05/24/19233661/pengakuan-sopir-mobil-ambulans-berlogo-partai-gerindra.

Editor: Tarso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved