Awas Terima Gratifikasi Lebaran, Ratu Dewa Siapkan Sanksi Tegas

Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honorer Pemkot Palembang agar tidak menerima apapun (gratifikasi)

Awas Terima Gratifikasi Lebaran, Ratu Dewa Siapkan Sanksi Tegas
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Ilustrasi - Pegawai Hypermart PIM memperlihatkan paket parsel lebaran yang sudah bisa dibeli konsumen di jelang Ramadan tahun ini, Rabu (24/04/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honorer Pemkot Palembang agar tidak menerima apapun (gratifikasi) jelang lebaran, baik berupa Parcel maupun sumbangan lainnya. Dewa bahkan sudah menyiapkan sanksi tegas jika terbukti masih menerima.

Alex Noerdin Instruksikan PNS Jangan Terima Gratifikasi Lebaran

Anggota KPK RI Sosialisasi dan Monitoring Unit Pengendalian Gratifikasi Pemkab OKI

"Kita sudah dapat himbauan dari KPK dan sekaligus walikota mengenai ASN terima apapun pemberian dari relasi dan sebagainya yang menyankut pekerjaan," kata Dewa, Rabu (22/5). Menurut dia, Pemkot Palembang dapat melakukan pecegahan gratifikasi terkait hari raya Idul Fitri.

Penegasan itu juga disampaikan KPK melalui surat edaran dengan nomor : B/3956/GTF.00.02/01-13/2019 terkait pencegahan gratifikasi.

Dewa menerangkan, akan melakukan pemantauan terhadap ASN yang dengan sengaja menerima apalagi sampai meminta gratifikasi dengan alasan apapun.

"Jika terbukti sanksi terberatnya bisa diberikan sanksi sesuai aturan Undang-undang (UU) ASN," kata dia.

Dalam surat edaran yag disampaikan KPK juga, bagi ASN yang dengan sengaja melakukan permintaan dana, sumbangan atau hadiah sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) diluar tunjangan yang diberikan pemerintah, maka ada sanksi pidana bagi mereka yang melakukan hal tersebut.

"Gratifikasi apapun tidak boleh. Kami harap seluruh pejabat OPD (Organsiasi Perangkat Daerah) dan ASN di lingkungan Pemkot dapat mematuhinya, ini juga berlaku bagi pegawai honorer," tegasnya. Dalam kesempatan itu, Dewa juga berharap perusahaan swasta ataupun masyarakat dapat melakukan langkah-langkah pencegahan dengan tidak memberikan gratifikasi dan melaporkan jika ada ASN yang meminta-minta gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban dan tugasnya sebagai ASN."Laporkan jika ada ASN yang datang meminta-minta. Karena itu menjadi langkah kita melakukan pencegahan praktik-praktik korupsi," kata dia. (axl)

===

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved